









Alhamdulillahil qowiyyi sulthonuh, … al-wadlihi burhanuh, … al-mabsuthi fil wujudi karomuhu wa ihsanuh, … Ta’ala majduhu wa adhuma syanuh.
Allahumma shalli ala Sayyidina Muhammad, Shalata ahlis samawati wal ardhina alaihi, adada ma indallahi min al-adad fi kulli lamhati ainin, minal azali ilal abad …… amma ba’du …!!!
Mari kita dalami Qs. Yusuf ayat 23 sbb :
وَرَاوَدَتْهُ الَّتِي هُوَ فِي بَيْتِهَا عَنْ نَفْسِهِ وَغَلَّقَتِ الْأَبْوَابَ وَقَالَتْ هَيْتَ لَكَ ۚ قَالَ مَعَاذَ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ ۖ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ
wa roowadat-hullatii huwa fii baitihaa ‘an nafsihii wa ghollaqotil-abwaaba wa qoolat haita lak, qoola ma’aażallohi innahuu robbiii aḥsana maṡwaay, innahuu laa yufliḥuzh-zhoolimuun
Artinya :
Dan perempuan yang dia (Yusuf) tinggal di rumahnya menggoda dirinya. Dan dia menutup pintu-pintu, lalu berkata, “Marilah mendekat kepadaku.” Yusuf berkata, “Aku berlindung kepada Allah, sungguh, tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang yang zalim itu tidak akan beruntung.
Pada kalimat wa roowadat-hullatii huwa fii baitihaa ‘an nafsihii … yang artinya Dan perempuan yang dia (Yusuf) tinggal di rumahnya menggoda dirinya…. kata raawadah berarti merayu untuk memikat… disini Allah SWT tidak menggunakan istri Al-Aziz (yang bernama Zulaikha red.) … namun hullati huwa fii baitihaa … dimana penekanannya adalah perempuan dimana Nabi Yusuf a.s tinggal… so ini menggambarkan begitu sulit posisi Nabi Yusuf a.s ….!!!
Selanjutnya wa ghollaqotil-abwaaba wa qoolat haita lak … dimana artinya Dan dia menutup pintu-pintu, lalu berkata, “Marilah mendekat kepadaku.” … disini terlihat bahwa perempuan itu sudah menutup semua pintu… dan sebagaimana hadist dari riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda : “Ingatlah tidaklah seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang perempuan kecuali yang ketiganya adalah setan” …!!! Kata “haita lak’ juga tidak sekedar marilah mendekat… namun lebih dari itu… semacam ada ajakan untuk ayooo kita lakukan … seperti itu kira-kira maknanya …!!!
Pada kalimat ….qoola ma’aażallohi innahuu robbiii aḥsana maṡwaay… yang artinnya Yusuf berkata, “Aku berlindung kepada Allah, sungguh, tuanku telah memperlakukan aku dengan baik… disini Nabi Yusuf a.s hanya berharap kepada Allah SWT sebagai tempat berlindung … berikutnya innahuu laa yufliḥuzh-zhoolimuun … yang artinya Sesungguhnya orang yang zalim itu tidak akan beruntung. disini ditekankan… bahwa perbuatan zina dalam hal ini dikategorikan zalim (bukan muhrim, etc) tidak akan dibenarkan dengan cara apapun… sehingga tentu merupakan kejahatan… dan ini tidak akan beruntung … !!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply