









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… pada bagian pertama telah dibahas apa itu Shrinkflation… dimana dapat diartikan sebagai praktek pengurangan ukuran atau kuantitas suatu product, dimana harga product tersebut tetap (terkadang harga juga dinaikkan sedikit) …!!! So praktek ini paling sering terjadi pada industri food and beverage … dan ditertera di label nya bahwa quantitas nya berapa… !!!
Naaagh kenapa Shrinkflation ini terjadi … apa penyebabnya …??? Alasan pertama adalah terjadinya peningkatan ongkos produksi … misalnya terjadinya peningkatan harga raw materials, komoditi energi, kenaikan upah pekerja … dan ujung-ujungnya pilihannya adalah (i) Menaikkan harga jual product, atau (2) tidak menaikkan harga jual, namun menerima penurunan profit, atau (3) tidak menaikkan harga jual, namun kuantitas volume dikurangin dan profit tetap …!!!
Disini laaagh produsen memilih pilihan ke-3 … sehingga mengakibatkan terjadi Shrinkflation … karena pilihan ke-3 ini… paling menguntungkan dari sisi produsen, ketimbang opsi ke-1 atau opsi ke-2 …!!! Naaagh selain alasan terjadinya peningkatan ongkos produksi… ada juga alasan lain yaitu persaingan pasar yang ketat …!!!
Persaingan pasar yang ketat, juga mendorong terjadinya Shrinkflation… dimana produsen akan berusaha untuk tidak menaikkan harga …!!! Pada persaingan pasar yang ketat… terjadi price sensitif… jika harga naik, maka konsumen akan pindah ke produsen lain atau akan mencari subtitute product …!!! Bagaimana harga jual tetap, profit tetap/lebih besar… yaaagh cara satu-satunya adalah kuantitas dikurangin sedikit… dan ini laaagh Shrinkflation …!!! Last,… berikutnya akan kita bahas contoh-contoh pabrikan yang melakukan Shrinkflation …. so stay tuned …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply