









Well,…. salah satu silent reader blog juragan bertanya… kenapa kok pabrikan ngeluarin motor sportz 250cc … rame-rame pake rangka tubular …??? Bahkan pabrikan Yamaha …. kok ikut-ikutan pake tubular frame… padahal di kelas 150cc pake deltabox… mboook yaaao pake deltabox… khan luwih apiiik …??? Kira-kira demikian ia bertanya… dan gimana penjelasannya… atas fenomena yang terjadi ini … ??? berikut penjelasan juragan … !!! 😀
halo juragan (mas tri)
saya salah satu silent rider nya blog mas triÂsaya pengen request artikel dong, paling gak dari sisi pandangan juraganhal ini jadi pertanyaan dalam diri saya, kenapa yah di kelas 250 cc para pabrikan bisa kompak bermain dengan sasis tubular frame??bahkan yamaha yang baru muncul di artikel (r25) juga menggunakan sasis yang sama, hal ini semakin aneh lagi ketika honda dan yamaha menggunakan sasis tubular, sedangkan di kelas yang lebih rendah (150cc) dalam kasus ini vixi or r15 dan cbr 150 menggunakan deltabox.ÂÂbisa dijelaskan gak juragan kira kira kenapa ? apa dari sisi cost bisa mengurangi atau bagaimana yah? karena menurut saya pribadi sih. akan lebih bagus jika menggunakan deltabox spt vixi atau cbr 150. secara keseluruhan tampilan motor pun akan jadi lebih kekarÂterima kasih atas respon dari juragan dan ditunggu nih artikelnya!Âsalam,
Beginiii… kalau dari sudut pandang strategy… untuk memenangkan persaingan dengan cost yang lebih murah … merupakan solusi yang briliaaant …!!! Artinya begini… sebut saza ada 3 product yaitu product Yamaha R25 = 2 cylinder, product kompetitor A = 2 cylinder, product kompetitor B = 1 cylinder …!!! Kalau dilihat dari sisi frame… Yamaha R25 = tubular, product kompetitor A = tubular, product kompetitor B = tubular …!!! Dari sini saza terlihat dimata konsumen bahwa frame sudah tidak dihitung… toh sama-sama tubular… lha konsumen melihat persoalan cylinder engine… dan menemukan Yamaha R25 vs product kompetitor A yang imbang …!!! Apa selanjutnya …???
Selanjutnya melihat soal design… naaagh disini bisa debatable… kalau mau ngeliat motor sportz murni… genre Yamaha M1 yaaagh terlihat Yamaha R25 trah nya jelas …!!! Namun kalau dilihat first mover duluan… yaaagh tentu product A yang sudah memiliki pengikut yang banyak… so aspek design bisa dikatakan 50:50 …!!! Naaagh selanjutnya konsumen akan melihat apa …??? Yaaagh tentu saza harga …!!! Dari sisi production … apabila Yamaha R25 diproduksi lokal di Indonesia… secara hitungan kasar saza… tentu harganya akan lebih murah dibandingkan dengan product A yang diimport dari negeri seberang …!!!
Last,… disini strategy pabrikan Yamaha… unggul value walaupun tipis… tetap saza unggul … ya thooo …??? Naaagh… strategy sapit urangnya berhasil… sekaligus nabok kaki menendang… dalam artian mengalahkan kompetitor yang sama 2 cylinder walau dengan kemenangan tipis … sekaligus menutup kompetitor lain yang punya 1 cylinder …!!! Mindset yang ingin dibangun adalah… persoalan motor sportz… pabrikan Yamaha menjadi acuannya … thuz sekaligus membangun ‘barrier to entry’ bagi new entrants or incumbent …!!! So… untuk menaklukkan Rondo Ayu… kalau bisa mahar nya ‘murah’… kenapa harus memberikan mahar ‘mahal’ … ??? Ciaaaaoooo … 😀
Appendix :
Leave a Reply