









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… berbicara soal investasi… tentu bagi yang punya prinsip risk averse… alias konservatif melihat resiko… memilih product fixed income relatif ‘aman’ …!!! Namanya juga fixed income… akan mendapatkan suatu income yang fix… makanya disebut product pendapatan tetap …!!! Namun ini gak selamanya benar… realita nya malah ada yang beresiko… walau gak sedalam resiko yang dihadapi misalnya saham atau index …!!!
Yup,… memilih product fixed income gak selamanya untung… bisa-bisa malah buntung …!!! Disini harus melihat trend dari fixed income tersebut… kalau grafik nya lurus mempunyai ‘slope’ yang menaik secara lurus… yaaagh ini benar-benar fixed income …!!! Namun jika grafik fixed incomenya naik turun… naaah ini yang harus diwaspadai …!!! Biasanya ‘di-iming-imingi’ … return yang menjanjikan… namun kenyataannya gak semanis grafik yang ditampilkan …!!!
So disini memang ada 2 (dua) pilihan… pertama tidak mentolerir soal resiko… yaaagh sudah pilih fixed income yang punya slope menanjak secara lurus… dalam hal ini hampir dapat dipastikan tiap hari akan menambah ‘cuan’ dari sisi return… walaupun kecil …!!! Pilihan ke-dua yaaagh menggunakan portfolio… misalnya 70% dialokasikan pada fixed income yang punya slope menanjak secara lurus… dan 30% misalnya ditempatkan pada fixed income yang punya grafik yang naik dan turun alias volatile …!!!
Selanjutnya tentu… monitoring dalam hal ini untuk fixed income yang punya grafik menanjak lurus… yaaagh yang ini bisa ‘auto pilot’ … gak usah dilihat secara harian juga bakalan untung… namun untuk yang ‘volatile’ ini harus dilihat… kalau lagi untung… harus siap-siap jual sebelum mengalami kerugian… !!! Demikian juga harus berani ‘cut loss’ … dalam hal ini ketika mengalami kerugian… harus berani siap-siap jual… daripada kerugiannya semakin parah …!!! Last,… tentu berikutnya gimana memilih product fixed income yang paling cuaaan… so stay tuned …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply