









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… ini case study yang menarik… dimana terjadi pada seseorang dan akhirnya juragan mencoba membantu agar terbebas dari jeratan pinjol …!!! So kalau berbicara soal segmentasi menggunakan Porter 5 Forces Competitive Model… tentu Pinjol ini menyasar kepada orang-orang ‘awam’ yang butuh dana cepat… dan gak berpikir panjang …!!! Jadi seperti tergiur akan tawaran dana pinjaman yang cepat cair… namun setelah cair … tragedi akan muncul …!!!
Alkisah seseorang ini minjem untuk konsumsi beli handphone… yang akan diberikan kepada temannya …!!! Naaagh disini laaagh letak ‘awam’ nya… dia gak tahu apa yang akan terjadi… bagaimana bunganya etc… jadi dia minjem sekitar Rp. 4 jutaan… ketika itu dekat lebaran …!!! Naaagh… setelah itu ia sudah nyicil Rp. 1 jeti… bahkan ditambah Rp. 1.7 jeti… jadi sudah total Rp. 2.7 jeti …!!! Mungkin karena telat… dikejar-kejar laaagh… sampai beberapa debt collector datang ke rumah majikannya… tentu keluarga majikan kageeet… dan sang majikan yang sedang berada di luar kota juga kageeet ruaaar biasa …!!!
Naaagh akhirnya,… sang majikan ini ‘concern’ … jadi diberi peringatan terakhir … kalau gak pulang kampung aza …!!! Naaagh sang majikan ini ‘beresin’ … di virtual account langsung dibayar… tagihan muncul Rp. 3.5 jeti langsung dilunasin… hari berikutnya muncul lagi sekitar Rp. 500 ribu … dilunasin… eeegh hari berikutnya Rp. 300 ribu dilunasin juga … jadi total sudah sekitar Rp. 7 juta …!!! Jadi dalam waktu 45 hari atau 1.5 bulan… sudah dapat interest dan/atau denda sekitar 49% … jadi kalau dikalikan dalam setahun mendekati 400% … waaaagh ruaaar biasa mencekek sang debitur …!!!
So… dimana ada model kayak gini … credit card juga gak segini-gini banget… apalagi kredit konsumsi dari bank… jelas ini gak rasional banget …!!! Belum model ‘intimidasi’ … so ketika sudah masuk di aplikasi… jadi semua contact, location etc… gampang dipantau …!!! Dari penelusuran para korban… terdapat 3 (tiga) kemungkinan… kemungkinan pertama, langsung diberesin oleh keluarga / majikan nya, walau mungkin cuma sekali dan ini sangat jarang … kemungkinan kedua, adalah korban frustasi, nyerah, depresi sampai akhirnya bunuh diri… dan terakhir adalah mempunyai dendam, so modelnya dengan handphone terpisah dan gonta-ganti nomer… ngambil pinjol dengan niat ngemplang … dan ini yang bikin pinjol ‘frustasi’ … so semacam ada aksi dan reaksi …!!! Last,… memang yang terbaik adalah menjauhi pinjol begini… karena interest/denda nya gak masuk akal… lebih baik mencegah daripada mengobati …. so bagi yang punya pengalaman monggo bisa dishare …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply