









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… terus terang kejadian rangka eSAF itu menjadi fenomenal… dari sejak tahun 2008 ketika blog tuwek ini membahas tentang dunia marketing motor di Indonesia …!!! Naaagh sekarang ini ketika ada masalah rangka eSAF yang gampang keropos dan tugeeel… memang ada 2 (dua) pilihan… yaitu opsi pertama adalah benahi product, promotion belakangan… atau opsi kedua yaitu kebalikannya benahi promotion dulu, product belakangan …!!!
Naaagh opsi pertama itu… product dibenahi dulu, dengan kata lain… rangka eSAF itu disuntik mati… lalu diganti oleh rangka tubular …!!! Maksud dari pendekatan ini adalah… untuk mengembalikan kepercayaan konsumen… bahwa biang keroknya yaitu rangka eSAF … sudah almarhum… jadi gak usah bicara lageee soal rangka eSAF… !!! Sekaligus skutik Honda kembali bersinar… macem Honda Beat, Honda Scoopy dan product-product lain …!!!
Opsi kedua adalah gak usah dibenahi rangka eSAF… yaaagh sudah terima aza… namun kerahkan semua penggiat media sosial berbasis cuan, buzzer… yang intinya perang mindset… agar konsumen kembali percaya dan mengkonsumsi product rangka eSAF …!!! So pendekatan ini… berargumentasi… bahwa rangka harus dirawat… kemudian jangan bawa dekat-dekat ke pesisir pantai… etc… !!! So intinya, yang diberi homework itu konsumen… kalau ada kejadian rangka patah … itu kesalahan konsumen… abisan gak dirawat seh …!!! Untuk masifnya pemberitaan di media sosial… kerahkan buzzer dengan slogan ‘cherry picking’ … so kembali intinya kesalahan bukan pada product… kesalahan pada konsumen dan konco-konconya …!!!
Kalau pandangan dari blog ini… sudah jelas… pilih opsi pertama… karena root cause nya yaaagh product … suka atau tidak suka …!!! Apalagi market sudah bereaksi… dan penurunan angka penjualan di Q4-2023,… harga saham anjlok, … leasing perbankan mulai ogah, … harga jual second turun tajam etc …!!! So ngapain buang-buang waktu untuk eksperiment menggunakan opsi ke-2 …!!! Opsi kedua hanya menimbulkan ‘perang’ dengan netizen semakin kuaaat… habis-habisin energi… bahkan terlihat penggiat media sosial berbasis cuan… sampe ‘menggeh-menggeh’ … terlibat dalam opsi ke-2 ini …!!!
Yaaagh kembali memang… semua tergantung pabrikan… namun satu hal yang tidak bisa dihindari adalah waktu akan terus berjalan …!!! Persoalan ‘trust’ ini gak bisa dipandang enteng… inget dulu sewaktu krisis… ada motor cina yang masuk… dengan pendekatan ‘hit and run’ … yaaagh selesai… sampai sekarang sulit melakukan penetrasi market… !!! Last,… kita simak aza opsi mana akhirnya yang akan dipilih,… apakah rangka eSAF akan almarhum… ??? Ciaooo 😀
Keren
Prediksi saya, opsi 1 baru akan dilaksanakan jika angka penjualan mulai didekati Yamaha.
Selama masih >70% market share, akan santai saja…
masalahnya… rangka eSAF itu terdapat pada skutik laris manis… dari Honda Beat, Honda Scoopy, Honda Genio dan Honda Vario 160, dan sekarang Honda Stylo… jadi kalau ambruk… waaagh gak kebayang… recovery nya seperti apa …??? Gak kebayang deeegh…
Mantap pak tri, menyuarakan aspirasi kami sebagai konsumen. Sedangkan blog lain tutup mata semua. saya terlanjur ambil 2, tahun 2021 dulu scoopy sama beat street, nyesal karena udh ada benih2 karatnya. Rasa ga aman kalo di pakai jalan jauh.
Klo opsi 1… produk yg sudah ada di pabrik ato dealer, disc gede2an donk…
Yg beloman di produksi rangkanya di kiloin…
Baru brojol pake rangka tubular lagi…
biasanya gitu ada discount buat yang lama… atau menunggu pelan-pelan habis dulu di dealer… baru disupply dengan launching product baru… biasanya gitu strategy marketingnya 😀
Pengalaman di dunia asuransi motor **M akan ngabisin stock chassis jika market ngk bisa di bodohi dgn discount atau gimik
aetikel juragan di counter warung sebelah, bahwa jualan si nganu inden mengular, haha
entahlah,,,,
Blog ga ada iklan ya gini, apa adanya ga ada tebeng aling2! Lain sama blog yang kebanyakan menjilat pabrikan, belagak netral taunya selalu giring opini pabrikan idolanya nomor 1, kalo yg kontroversi Yamaha bahasnya update, tp yg kontroversi Honda adem ayem seolah kupingnya budek kaga dengar isu sekitar.