









Alhamdulillahil ladzii hadaa naaa… Biabdihil mukhtaari man da aaa-na… Ilaihi bil-idzni wa qod naa daaa naaa ... Labbaika yaa man dallanaa wa hadaaa naa …!!!
Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammadin thibbil quluubi wa dawaa iha, wa’aafiyatil abdani wa syifaa iha, wanuuril abshoori wa dhiyaa iha, wa’ala alihi wa shohbihi wa sallim … amma ba’du …!!!
Mari kita lanjutkan pembahasan ngaji hikmah dari Syeikh Ibnu. Athaillah… hikmah ke-8 dari Kitab Al-Hikam sbb :
إِذَا فَتَحَ لَـكَ وِجْهَةً مِنَ التَّعَرُّفِ فَلاَ تُبــَالِ مَعَهَا أِنْ قَلَّ عَمَلُكَ فَإِنَّـهُ مَا فَـتَـحَهَا لَكَ إِلاَّ وَهُوَ يُرِ يْدُ أَنْ يَـتَـعَرَّفَ إِلَيكَ. أَلَمْ تَـعْلَمْ أَنَّ الـتَّــعَرُّفَ هُوَ مُوْرِدُهُ عَلَيْكَ، وَاْلأَعْمَالُ أَنْتَ مُــهْدِ يْــهَا إِلَـيْهِ، وَأَيــْنَ مَا تُــهْدِ يْهِ إِلَـيْهِ مِمَّا هُـوَ مُوْرِدُهُ عَلَـيْكَ
Idza fataha laka wijhatan minat ta’aruf fa la tubali ma’aha an qola amaluk. Fa innahu maa fatahaha laka illa wa huwa yuriid an yata’arrafa ilaik. Alam ta’lam annaat ta’arruf huwa muriduhu alaik wal aqmalu anta muhdiiha ilaihi wa ayna maa tahdiihi ilaihi mimma huwa mauriduhu alaik.
Artinya :
Jika Allah menyingkapkan untukmu pintu makrifat, maka jangan heran [yang membuatmu menjadi ragu] karena amalmu yang sedikit. Allah tidak menyingkap pintu makrifat untukmu, kecuali karena ingin memperkenalkan zat-Nya kepadamu. Tahukah kamu bahwa makrifat merupakan anugerah-Nya untukmu, sedangkan amalmu adalah persembahan untuk-Nya. Tentu saja persembahanmu takkan sebanding dengan anugerah-Nya.
Kita bisa naik dari kondisi penuh kesesatan menjadi tingginya hidayah dan makrifatullah … dan ini melalui 2 (dua) jalan. Pertama, jalan yang digunakan manusia berjalan menuju Allah, dan ini jalan yang panjang dan menanam hakikat dan rukun-rukun keimanan dalam akalnya. Selanjutnya ia mengarahkan hatinya untuk cinta kepada Allah, tunduk pada perintah Allah, serta meninggalkan kemungkaran. Jalan ini dinamakan jalan hidayah dan inabah (tobat, dan kembali kepada Allah) …!!!
Jalan yang kedua, Allah bergerak menuju kepada hamba-Nya … dan jalan ini dinamakan jalan ijtiba …!!! Ada ketika orang yang penuh kesesatan, dan jauh dari Allah serta mengikuti hawa nafsu dan keinginan duniawi… tiba-tiba ia mendapat rahmat dari Allah karena satu dan lain hal …!!! Al-Quran mengungkapkan 2 (dua) jalan ini melalui firman-Nya pada Qs. Asy-Syura ayat 13 sbb :
اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ
allohu yajtabiii ilaihi may yasyaaa`u wa yahdiii ilaihi may yuniib
Artinya :
Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepada-Nya).
Jadi ada 2 (dua) jalan,… namun yang paling penting adalah sampai ke tujuan, dengan cara hidayah atau ijtiba … kalau hidayah ini tentu bisa dikatakan jalan umum, sedangkan ijtiba adalah jalan khusus, hanya Allah yang dapat memberikan jalan ini …!!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Baca juga :
Hikmah ke 3, Tekad yang kuat tidak mampu menembus dinding takdir
Hikmah ke 4, Urusan yang diatur oleh Allah gak usah ikut campur
Hikmah ke 5, Tanda-tanda mata hati mulai buta
Hikmah ke 6, Tetap laaagh berdoa jangan putus asa
Hikmah ke 7, Jangan ragu akan janji Allah
Hikmah ke 8, Ijtiba salah satu jalan menuju Allah
Hikmah ke 9, Jenis Amal Ibadah beragam disebabkan keberagaman warid
Leave a Reply