









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… ekonomi global memang sedang ‘gak baik-baik’ saza … setelah Jepang mengalami resesi… lha Inggris juga ikut-ikutan resesi …!!! Gak bisa dipungkiri memang persoalan ekonomi suatu negara itu sangat penting banget …!!! Perang sudah gak zamannya lageee dengan bedil… kalau suatu negara sudah gegeran persoalan ekonomi… lhaaa bisa-bisa merembet ke persoalan politik… runyaaam memang …!!!
Inggris mengalami pertumbuhan ekonomi negatif selama 2 kuartal di tahun 2023 … dan terakhir di kuartal IV-2023… pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi sebesar 0.3% …!!! Persoalan utamanya sebelum GDP ini anjlok… adalah terjadi inflasi dimana inflation rate di Inggris ini sekitar 4% … dan bagi Inggris ini bisa dikatakan sudah ‘kejet-kejet’ … lha wong biasanya dibawah 2% …!!! Faktor nya memang core inflation nya juga tinggi… alias inflasi yang dipengaruhi oleh supply dan demand… sami mawon juga… food inflation aka volatile food juga tinggi … jadi ini laaagh yang dihadapi oleh Inggris …!!!
Ketika inflasi meningkat… terlihat dari sisi core inflation yang meningkat… terpaksa interest rate dinaikkan untuk meredam… saat ini suku bunga sudah dikerek sebesar 5.25% … dan lending rate juga berkisar 6.25% … so otomatis ketika harga-harga naik… interest rate naik… akan mengurangi demand… so disini akan terjadi penurunan consumption … terlihat dari persentase consumption terhadap GDP yang menurun …!!!
Apakah ada pengaruh ke perekonomian Indonesia …??? Kalau dilihat dari export-import relatif kecil… Indonesia melakukan export ke Inggris sekitar USD 1,6 milyar atau sekitar 0.59% dari total export … sedangkan import sekitar 1 milyar USD atau setara dengan 0.45% dari total import …!!! So kembali … ketika inflasi bisa dikendalikan… tentu interest rate dapat turun… kredit meningkat… consumption meningkat… GDP Growth meningkat… rakjat sejahtera… !!! Last,… kembali hikmah dari kejadian di Inggris ini bisa digunakan… agar perekonomian Indonesia tetap monceeer… betoeeel …??? Ciaooo 😀
Leave a Reply