









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… mindset orang Indonesia dengan orang Malaysia itu berbeda banget … jadi semakin lama semakin terjadi perbedaan yang jauh … dan kalau sudah begini walau disebut satu rumpun… yaaagh sudah berbeda …!!! Naaagh baru-baru ini Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi UNESCO yang ke-10 … so praktis bisa dikatakan Bahasa Indonesia ‘naik kelas’ … dibandingkan bahasa melayu Malaysia …!!!
Perbedaan utama adalah bahasa Indonesia itu sebagai bahasa persatuan… jadi mau sekolah dimanapun di Indonesia bahasa pengantar nya bahasa Indonesia… !!! Berbeda di Malaysia ada yang menggunakan bahasa melayu, ada bahasa China, dan ada Bahasa India … ini aza sudah runyam …!!! Jadi kalau keadaan seperti ini… bahasa Melayu itu seperti bahasa daerah… lha wong buktinya di beberapa sekolah di Malaysia tidak menggunakan bahasa Melayu …!!!
Ini belum lage … banyak kata yang berbeda antara bahasa Indonesia vs bahasa Melayu Malaysia … seperti kata mobil di bahasa Indonesia… pada bahasa Melayu disebut kereta … padahal kereta di bahasa Indonesia itu artinya train… !!! Kemudian kata ‘duduk’ … jika bahasa Indonesia pastilah disebut duduk di kursi… sedangkan di bahasa Melayu Malaysia bisa disebut duduk di Kuala Lumpur… yang berarti tinggal …!!! Belum lagi kata dapat pada bahasa Indonesia… disebut boleh di bahasa Melayu Malaysia …!!! Kalimat gratis alias free di bahasa Indonesia … disebut percuma di bahasa Melayu Malaysia …!!! So apa artinya ini …??? Bahasa Indonesia dengan bahasa Melayu itu sudah berbeda… itu tadi contoh yang simple … kalau mau dijabarin buanyaaak banget …!!!
Kemudian … ada pengaruh bahasa campuran atau disebut bahasa rojak (‘rujak’) … jadi misalnya kata pesan itu disebut tapau dari bahasa cantonese yang berarti pesan untuk dibungkus makanan tersebut …!!! Belum lagi campuran dengan bahasa inggris… misalnya stesen yang dimaksudkan stasiun … kaunter yang dimaksud loket etc… yang akhirnya bahasa Melayu Malaysia sudah kehilangan jati dirinya …!!!
Lha kalau sudah begini… bahasa Indonesia yang digunakan paling sedikit 270-an juta… dibandingkan dengan bahasa Melayu Malaysia sekitar 25 jutaan (berdasarkan wikipedia) … mosok maunya bahasa Melayu Malaysia mau digunakan sebagai bahasa internasional …??? Lha wong di negaranya sendiri aza belum bisa menjadi bahasa persatuan… lha kok mau digunakan di dunia …!!! Sangat mudah dipahami, bahasa Indonesia yang punya bargaining position lebih tinggi … wajar jadi bahasa internasional …!!! Last,… kalau begini terus… dengan bahasa rojak nya… bahasa melayu Malaysia akan terkikis … dan lama-kelamaan seperti bahasa daerah saza … betoeeel …??? Ciaooo 😀
Leave a Reply