









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… waaagh impact keropos nya dan tugel nya motor-motor Honda rangka eSAF memberi dampak juga pada motor bekas …!!! Jika konsumen mulai banting stir ketika ingin membeli motor baru… lebih pilih rangka underbone atau brand lain… maka di market motor bekas… para konsumen lebih berhati-hati ketika milih motor bekas rangka eSAF …!!!
Dari rela-relain jongkok-jongkok.. ngeliat terutama bagian rangka dibawah deeek… sampai harga pun didiscount khususnya motor yang menggunakan rangka eSAF …!!! Tidak tanggung-tanggung impact dari ini … harga motor bekas rangka eSAF terkoreksi sampai Rp. 1 jeti … dari harga sebelumnya ketika belum terjadi kehebohan rangka keropos eSAF …!!! Sepertinya harga anjlok nya Rp, 1 jeti… untuk ‘insurance’ ketika ingin beli rangka baru… !!!
Memang sudah sulit … ketika sudah tertanam bahwa rangka eSAF itu kualitasnya dibawah rangka underbone … mau gimana pun menjelaskan… fakta nya sudah begitu kuat mindset konsumen tentang rangka eSAF …!!! Belum lagi berbagai berita akan desakan untuk ‘recall’ … membuat konsumen tambah yakin bahwa rangka eSAF ada masalah… dan langsung mengkoreksi soal harga motor bekas …!!! Last,… waaagh ini memang kejadian langka pada sejarah motor Indonesia … so hati-hati kalau berinovasi… salah-salah malah rungkaaad …!!! Ciaooo 😀
bahas pegiat medsos yg dihujat netijen om ,,, gara gara kasus rangka esap
komen si pegiat medsos di akun instagrm nya sungguh bikin gedeg om
gue punya temen punya New Beat LED 2022 baru umur 1th kurang, udah buru2 dijual, krn takut harga seken amblek, persis 2 minggu sebelum heboh2nya rangka insaf ini, bisikan dari kanan kiri dia tepat juga ternyata
tentu Ah Ha eM sudah mempersiapkan strategi buat kembali ke jalur nya, soalnya mindset “motor ya Honda” sudah tertanam di kalangan masyarakat terutama golongan KU 40+, motor di kelas yang sama dengan kompetitor tinggal kasih diskon biar harga lebih murah dikit sudah lah masyarakat bakal kembali ke Honda.
justru itu, mindset selalu honda tertanam sejak generasi baby boomers berkuasa dari th 80an dulu, sekarang yg anaknya sudah atau menjelang dewasa dan butuh motor, adalah dari gen x, dan sebentar lagi dari gen y, yang mana lebih kritis dan melek informasi, cerita bisa berbeda, apalagi pabrik sayap, sudah salah, gak mau ngaku salah, itu fatal akibatnya 😀