









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… menarik mencermati bagaimana opini tercipta ketika viral rangka eSAF di media sosial viraaal …!!! Menariknya media mainstream rame-rame memberitakan soal ini… seperti menggambarkan apa adanya …!!! Memang di media sosial seperti tiktok etc… banyak konsumen yang mengupload … dan ditonton sampai jutaan views walau hanya baru 1 – 2 hari ….!!! Komentarnya sampai ribuan … waaagh tentu ini bikin efek marketing yang ruaaar biasaaa …!!!
Berbeda dengan media mainstream… para penggiat media sosial yang lebih individualis… lebih ‘mengalihkan’ issue dengan juga mengungkap product pabrikan lain yang patah rangka nya… ntaaagh apa penyebabnya …!!! So maksudnya secara implisit adalah jangan melihat saza soal eSAF … tapi opini bisa di ‘turn down’ ….!!! Padahal konsumen hanya melihat apa sih penjelasannya rangka eSAF bisa keropos… mereka nggak nanya yang lain karena yang menggunakan eSAF hanya motor Honda …!!!
Penggiat media sosial lain… lebih milih tutup mulut… maklum runyam kalau melawan pabrikan besar… lha wong menyangkut ‘ada udang dibalik bakwan’ … ya thooo …??? Netizen pun gak bodooo… pada berbagai media sosial… penggiat media sosial yang ‘membela’ pabrikan di tag… dan tentu kepercayaan pembaca menjadi berkurang …!!! Sudah bisa ditebak… mindset pembaca bahwa penggiat media sosial tidak netral… maka beralih dengan ‘medsos unmoderated’ …!!!
Memang ini suatu pilihan… makanya dari dulu … blog ini memutuskan seperti konsumen saza … gak perlu laaagh kesana-kemari… karena ada issue ‘ewuh pakewuh’ … belum lagi kalau sudah dibahas soal ‘thaharoh’ waaagh runyam deeegh … lha wong urip nang dunyooo kuwi mung mampir ngombeeee …!!! Coba keadaan dibalik… dibayangkan yang jadi korban ada penggiat media sosial… yang gak punya siapa-siapa… terus ngalamin … apa iyaaa tidak akan protesss …??? Last,.. pelan-pelan mindset akan terbentuk… dan tambah runyam ketika penggiat media sosial akan bertarung melawan konsumen plus media mainstream… siapa yang bakalan terguluuung … time will tell laaagh …!!! Ciaooo 😀
betulll sekalii..setuju mas tri
herannya.. kalo penggiat media sosial itu berpihak pada pabrikan.. padahal konsumen di rugikan… lha po nggak mikir juga hal tersebut.mikir.. misal e sodarane… opo sopone naik motor.. tau tau patah di tengah jalan .. dan terjadi kecelakaan.. bukane itu malah nyilakakne uwong.
Kl ga jujur ga netral…. biar itu menjadi dosa jariah mereka.
tentu saja menang netizen, the power of netizen hahahaha