









Alhamdulillahil qowiyyi sulthonuh, … al-wadlihi burhanuh, … al-mabsuthi fil wujudi karomuhu wa ihsanuh, … Ta’ala majduhu wa adhuma syanuh.
Allahumma shalli ala Sayyidina Muhammad, Shalata ahlis samawati wal ardhina alaihi, adada ma indallahi min al-adad fi kulli lamhati ainin, minal azali ilal abad …… amma ba’du …!!!
Mari kita dalami Qs. Yusuf ayat 29 sbb :
يُوسُفُ أَعْرِضْ عَنْ هَٰذَا ۚ وَاسْتَغْفِرِي لِذَنْبِكِ ۖ إِنَّكِ كُنْتِ مِنَ الْخَاطِئِينَ
yuusufu a’ridh ‘an haażaa wastaghfirii liżambiki innaki kunti minal-khoothi`iin
Artinya :
“Wahai Yusuf! Lupakanlah ini, dan (istriku) mohonlah ampunan atas dosamu, karena engkau termasuk orang yang bersalah.”
Pada saat kejadian tersebut,… terdapat 4 (empat) orang yang berkumpul di ruang tersebut, … yaitu Al-Aziz, istrinya dalam hal ini Zulaika, Nabi Yusus a.s, dan saksi yang merupakan kerabat Al-Aziz …!!! Pada kalimat yuusufu a’ridh ‘an haażaa,… Wahai Yusuf, lupakanlah ini … dalam hal ini yang tersirat agar Nabi Yusuf a.s melupakan kejadian tersebut… sehingga tidak bocor aib ini …!!!
Kemudian yang menarik lagi adalah wastaghfirii liżambiki innaki kunti minal-khoothi`iin ,… dalam artian dan (istriku) mohonlah ampunan atas dosamu, karena engkau termasuk orang yang bersalah…. yang cukup menarik adalah… ketika istri Al-Aziz melakukan kesalahan yang ‘cukup berat’ … mengapa dilepaskan begitu saza dengan mudah …??? So disini adalah Al-Aziz ‘mentoleransi’ kesalahan istrinya… demi reputasi / citra Al-Aziz itu sendiri …!!!
Berikutnya adalah baik Al-Aziz dan Zulaikha bukan laaagh muslim… tetapi Al-Aziz menyuruh nya untuk mencari pengampunan dari dewa-dewanya … so dalam artian upaya selingkuh itu suatu dosa… !!! Pada budaya mesir kuno… ketika sudah menjadi istri orang … maka jangan kan perselingkuhan … ada upaya perselingkuhan saza sudah dianggap bersalah …!!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply