









Alhamdulillahil ladzii hadaa naaa… Biabdihil mukhtaari man da aaa-na… Ilaihi bil-idzni wa qod naa daaa naaa ... Labbaika yaa man dallanaa wa hadaaa naa …!!!
Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammadin thibbil quluubi wa dawaa iha, wa’aafiyatil abdani wa syifaa iha, wanuuril abshoori wa dhiyaa iha, wa’ala alihi wa shohbihi wa sallim … amma ba’du …!!!
Mari kita dalami Qs. Al-Kahf ayat 2 sbb :
قَيِّمًا لِيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيدًا مِنْ لَدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا حَسَنًا
qoyyimal liyunżiro ba`san syadiidam mil ladun-hu wa yubasysyirol-mu`miniinallażiina ya’maluunash-shooliḥaati anna lahum ajron ḥasanaa
Artinya :
sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik
Disini yang menarik adalah kata qoyyiman yang berarti lurus… Allah SWT menegaskan bahwa tidak ada yang membingungkan atau kejanggalan dalam Al-Quran. Al-Quran adalah panduan, sebagaimana dinyatakan dalam ayat pembuka Qs. Al-Kahfi, tidak ada ‘iwaj’ atau kejanggalan… yang ada hanya ‘qayyiman’ yaitu lurus dan meluruskan hal lain …!!!
Al-Quran juga sebuah kitab yang memperingatkan dengan baik tentang adanya hukuman berat dari Allah SWT dan imbalan besar dari-Nya bagi orang-orang yang beriman dan berbuat kebaikan …!!! Jadi setiap pilihan perbuatan akan ada konsekuensinya … kalau berbuat tidak baik akan ada siksa pedih… dan jika berbuat baik akan mendapat balasan yang baik … jadi disini clear banget …!!! Jadi disini ada unsur ‘stick’ dalam arti hukuman … dan juga ada unsur ‘carrot’ dalam artian imbalan …!!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply