









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… mungkin kalau soal gaji pembalap sudah pada tahu bahwa pembalap termahal tahun lalu adalah Marc Marquez … lha wong digaji sekitar EUR 12.5 juta per tahun … so tercatat sebagai pembalap papan atas termahal,… baru diikuti oleh Maverick Vinales dengan gaji sekitar EUR 10 jeti… dan terakhir Fabio Quartararo yang digaji sekitar EUR 6 jeti …!!!
Lhooo dimana Fransesco Bagnaia …??? Yup,… yang bersangkutan berada pada posisi ke-5 dibawah Joan Mir yang digaji sekitar EUR 6 jeti juga sama dengan Quartararo …!!! So… Bagnaia hanya digaji sekitar EUR 5 jeti… jadi jauh sekali dibandingkan dengan Marc Marquez atau Vinales misalnya …!!!
Bicara soal objective… tentu objective itu ada 2 (dua) ukuran yaitu efektif dan efisien … efektif disini tercapai tidak tujuan utama dalam hal ini jadi juara dunia MotoGP… dan efisien adalah berapa biaya yang harus dikeluarkan …!!! So dari sini Tim Ducati bisa dikatakan tercapai tujuannya… menjadi juara dunia dengan bayaran gak sampe 1/2 dari bayaran Marquez …!!!
Kalau dilihat dari hasil Sepang Test MotoGP 2023… terlihat banget strategy ‘low cost high impact’ Ducati … bikin geleng-geleng kepala …!!! Lhaaa… Luca Marini yang bisa tembus 1’57.xxx detik… gaji nya gak nyampe EUR 1 juta… sami mawon Bastianini juga gak nyampe EUR 1 juta …!!! So disini terlihat tim Ducati untung… dan bagi pembalap muda juga untung… karena prestasi ranking nya bisa monceeer …!!! Last,… kalau gini terus… tahun 2023 Ducati bisa jadi Juara Dunia MotoGP lagi… kepungan pembalapnya bikin ngeriiii … betoeeel …??? Ciaooo 😀
Di sisi lain biaya riset berbagai macam perangkat aero, holeshot device, dll… itu kan “high cost” mungkin ini strategi Ducati biar balance, toh dgn motor kencang bisa membawa rider mereka juara terus