









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… waaagh perkembangan semakin ngeri… setelah Russia mengalami defisit dimana income dari minyak dan gas semakin sedikit kemudian expenditure mengalami peningkatan drastis untuk membiayai perang… dan akhirnya Russia membalas dengan mengurangi pasokan minyak dunia …!!! Gak tanggung-tanggung mengurangi pasokan minyak 500 ribu barrel per hari …!!!
Disini peranan Russia sebagai produksi minyak mentah terbesar ke-2 di dunia… tentu ada implikasi serius… yaitu harga minyak akan melambung …!!! Pengurangan produksi tersebut akan efektif di bulan Maret 2023… dan belum saja dikurangin harga minyak dunia sudah merangkak naik… sekarang sekitar USD 79.72 per barrel …!!! So apa implikasi jika terjadi pengurangan produksi di bulan Maret 2022 …???
Yup… banyak negara khususnya negara importir minyak… terpaksa menerima kenaikan harga… dan ini mendorong cost push inflation …!!! Inflasi yang tinggi akhirnya mendorong berbagai bank sentral melakukan ‘tight money policy’ dengan meningkatkan interest rate … thus penyaluran kredit akan berkurang… ujung-ujungnya GDP growth terkoreksi …!!! Tentu ini akan semakin memperberat negara-negara Eropa untuk recovery… dan tentu akan mengakibatkan rakyat di Eropa resah …!!!
Tentu negara-negara barat berusaha tidak tinggal diam… bagaimana negara-negara lain bisa meningkatkan produksinya … seperti Arab Saudi, tentu nanti akan ada ‘lobby-lobby’ agar negara lain menutup kekurangan 500 ribu barrel per hari …!!! Jika berhasil ditutup… tentu Russia akan ‘bonyok’ … namun jika negara lain gak mau meningkatkan produksinya yaaagh konsumen termasuk negara Eropa akan ‘bonyok’ …!!! Tidak heran, Eropa akhirnya mensupply peralatan perang… karena gak mau ‘bonyok’ …!!! Last,.. waaagh semakin tidak menentu ini peperangan… coz perang membawa dampak yang luas… termasuk ke perekeonomian berbagai negara… betoeeel …??? Ciaooo 😀
Leave a Reply