









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… selama ini kalau kita mau melakukan if condition yang bersifat bertingkat … kita menggunakan if then else statement … !!! Yaaagh cara ini tidak salah… toh banyak cara menuju Roma… dan berikutnya kita akan bahas cara lain yaitu switch case statement …!!! So switch case statement itu akan mengecheck apakah suatu variable mempunyai nilai konstanta tertentu … kalau iyaaa maka akan dilakukan eksekusi suatu block code tertentu …!!! Lebih mudah nya dapat dilihat pada bagan ini ..!!! 😀
Naaagh gampangnya bisa kita lihat contoh berikut ini tentang program menentukan apakah input data L akan tercetak Laki-Laki, kemudian input P akan tercetak Perempuan dan diluar itu akan ada pesan Error : Salah kode …!!! Perintah nya menggunakan switch() … dimana akan menguji nantinya tentang suatu variable… kalau dalam contoh program dibawah ini akan menguji simbol …!!! Kemudian selanjutnya adalah case ‘L’: ketika nilainya benar L maka akan disekusi perintah berikutnya sampai ketemu break; …!!! Jika tidak ada yang memenuhi maka akan menuju default: … suatu nilai default …!!!
Ketika dieksekusi program diatas, terlihat program sudah berjalan dengan benar… ketika memilih L, maka nantinya tercetak ‘Laki-Laki’ demikian pula untuk P akan tercetak Perempuan …!!! Mohon diperhatikan pada perintah case diakhiri dengan : (titik dua) … so perlu dicermati dalam penulisan coding …!!!
So dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa penggunaan switch – case statement itu juga merupakan opsi ketika ingin melakukan pengecheckan suatu kondisi …!!! Gak ada yang salah … boleh-boleh saza yang penting adalah flow control nya benar ..!!! Mana yang digunakan tentu tergantung kebiasaan dan juga lebih prefer yang mana …!!! Last,… demikian penjelasan agar menambah pemahaman kita bersama …!!! Ciaooo 😀
wayae ngret