









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… kadang negeri jiran Malaysia ini juga lucu-lucu … mak bedundug ingin Bahasa Melayu sebagai bahasa resmi ASEAN … whaaat …??? Jadi pola pikir nya suka melompat-lompat … lha bagaimana bisa… lha wong Bahasa Melayu Malaysia itu bukan dijadikan sebagai bahasa persatuan sebagaimana Bahasa Indonesia di Indonesia …!!! Kalau di Indonesia semua sekolah harus menggunakan Bahasa Indonesia… dari Sabang sampai Merauke … !!!
Naaagh di Malaysia tidak… ada sekolah yang menggunakan Bahasa Melayu.. ada sekolah yang menggunakan Bahasa China… ada juga sekolah yang menggunakan Bahasa India atau disebut Sekolah Vernikular …!!! So impactnya apa …??? Jadi dari awal, anak-anak sudah terkotak-kotak … beda dengan di Indonesia semuanya menggunakan bahasa Indonesia… jadi semangat nasionalis di Indonesia itu tinggi…. !!!
So dari sisi itu saza … dalam domestik Malaysia sendiri sudah sulit untuk bisa memenangkan Bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan … lhaaa apalagi mau jadi bahasa ASEAN …??? Terus belum lagi banyak masyarakat Malaysia yang nonton sinetron Indonesia ataupun media sosial Indonesia (youtube, tiktok etc)… mau ngak mau akhirnya belajar Bahasa Indonesia …!!! Lhaaa impactnya apa …??? Bahasa Melayu akan semakin terdesak… dan banyak orang tua yang kebakaran jenggot… ini belum lagi tekanan dari pekerja Bangladesh … yang akan semakin sulit menggunakan Bahasa Melayu… lebih suka menggunakan Bahasa India …!!!
Jadi gak heran jika ada yang menggunakan ‘Lo Gue’ di Malaysia… menggunakan kata ‘kepiting’ dari pada ketam, ataupun lebih suka menggunakan kata ‘toko’ daripada kedai, … menggunakan kata ‘mobil’ dibandingkan kata kereta… menggunakan kata ‘kelinci’ daripada menggunakan kata arnab etc …!!! Ini belum lagi wilayah Sabah dan Serawak … yang lebih dekat dengan Indonesia… bahasa nya sudah mirip seperti Bahasa Indonesia …!!! So kalau sudah begini… mungkin dalam 10 – 15 tahun lagi… Bahasa Melayu akan semakin ditinggalkan … karena tidak bisa dijadikan bahasa persatuan dan juga tekanan pengaruh media sosial …!!! Last,… yaaagh kita lihat saza di kemudian hari bagaimana eksistensi Bahasa Melayu … time will tell laaagh …!!! Ciaooo 😀
Betul bos bahasa melayu mungkin suatu saat akan punah, di malaysia di tiap daerah bahasa melayunya udah lain”, klo di sarawak, sabah bahkan brunei udah spt indonesia,
ane sndiri kerja di perusahaan milik malaysia, genting..
betul, mereka bilang sndiri, utk pakai bahasa melayu di kehidupan sehari-hari jarang, slalu selip inggris.. di kantor pun yg sesama org native pakai bahasa inggris dg alasan profesional..
biasanya pakai melayu utk interaksi dg kerabat dekat, kebutuhan tertentu..
bersyukur kita punya bahasa persatuan.. dimana kita banyak suku dan budaya masing bisa ttep berkomunikasi dg 1 bahasa.. ayo kita jaga!