









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… kalau berbicara soal balapan,… selain faktor motor tentunya faktor manusia tentu memegang peranan penting …!!! Hal ini terjadi ketika race MotoGP di Sachsenring… bisa dikatakan soal power motor Yamaha M1 … relatif lemot …!!! Lihat saza top speed Fabio Quartararo … hanya bisa mencapai top speed 294.2 km/h … bandingkan dengan motor Ducati yang dikendarai Jack Miller misalnya yang bisa mencapai 300.8 km/h… ataupun Aleix Espargaro yang mengendarai Aprilia yang bisa mencapai 297.5 km/h …!!!
So bisa dibayangin … kalau selama 30 lapz … top speed kalah terus… diatas kertas tim Yamaha gak bisa menang …!!! Namun kenapa kok Quartararo bisa meninggalkan Johan Zarco nyaris 5 detik… dan Jack Miller sekitar 8 detik …??? Disini laaagh man behind the bike memegang peranan penting …!!! Quartararo menyadari kalau Yamaha M1 yang digebeeer nya kalah di straight ketika berbicara top speed… namun ia mengkompensasinya dengan libasan cornering speed… sehingga secara lap time ia bisa lebih baik dari pembalap yang menggunakan motor yang lebih cepaaat …!!!
Hal ini jelas terlihat misalnya Morbidelli walau sama-sama menggunakan Yamaha M1 … berada di posisi ke-14 setelah race berakhir …!!! Kepiawaian Quartararo terlihat dari konsistensi lap time yang ia peroleh … misalnya untuk 1’21.xxx detik ia memperoleh sebanyak 9 kali … sedangkan Zarco sebanyak 7 kali… saingan terdekatnya Aleix Espargaro memperoleh 1’21.xxx detik hanya sebanyak 3 kali …!!! Catatan waktu terbaik pun diraih Quartararo dengan catatan waktu 1’21.584 detik … so pembalap lain kesulitan menempel Quartararo …!!!
Sedangkan catatan waktu terburuk yaitu 1’23.xxx detik… Quartararo hanya memperoleh sebanyak 4 kali (diluar lapz 1 red.)… sedangkan Zarco memperoleh sebanyak 8 kali … dan Espargaro sebanyak 9 kali …!!! So disini memang konsistensi Quartararo yang tinggi … membuat tidak heran ia menjuarai race di Sachsenring …!!! Dengan capaian ini … Quartararo memperoleh 172 points … selisih 34 point dibandingkan Aleix Espargaro yang memperoleh 138 points …!!! So jika Quartararo bisa konsisten… dan membikin gap dengan Espargaro yang menempati posisi ke-2 klasemen sementara… mungkin tinggal tunggu waktu ia bisa menjuarai MotoGP 2022 …!!! Last,… yang cukup mengherankan adalah Bastianini yang kurang konsisten… padahal diawal-awal bisa dikatakan bagus… nanti kita bahas yaaa …!!! Ciaooo 😀
Emang jago drama nih Yamaha dan Taro. Taro itu lg ngprank…kelihatan selalu ngeluh ini itu..tapi di lapangan beda crta..pda intinya itu hanya trick taro..biar lawan2nya prcya diri dan anggap taro lemah krna sllu ngeluh..aslinya mtr yamaha yg dipakai Taro sudah sempurna..ga prlu nmbah speed krna bisa “bahaya” buat lawan. Itu trik dan strategi Yamaha khusus buat motor Taro #20
Selemot-lemotnya mtr Ymh Taro#20 masa sih sering bgt menang ninggalin lawannya 5 detik gitu. Ducati main keroyokan pula. Hadeh.
Paket motor yg cukup lengkap, gak ngandelin kekuatan di sektor speed saja dan ditambah konsistensi Quartararo.
Anyway, ada apa dg rider M1 lainnya ya?
Sptnya musim ini Yamaha fokus di motor Taro aja. Apalagi musim 2023 Yamaha hanya 2 motor tim pabrikan aja, ngga ada lagi tim satelit.