









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… hidup memang suatu pilihan… dan memang ketika jaman dulu booming bloggers… terjadi perbedaan ‘madzhab’ dimana penyebabnya adalah amplop …!!! Mazhab pertama adalah ‘madzhab cuan’ yaitu ingin cuaaan dari pabrikan… soaleee enak kok… diajak kemana-mana, ditraktir etc… mulai laaagh pekerjaan yang digelutinya dilepas… dan beralih ‘bekerja’ untuk pabrikan …!!! Sebagai kepanjangan tangan pabrikan… yaaaagh mau gak mau… pabrikan harus dibela… lha wong cuan yang berkuasa kok …!!! So… akhirnya konsekuensi logis… bendera para Influencer pada mazhab ini sudah bendera pabrikan… kepanjangan tangan dari pabrikan …!!!
Madzhab kedua adalah ‘mazhab hobby bin Independent’ … dengan ciri-cirinya adalah pekerjaan utama nya bukan laaagh berharap cuan pabrikan … karena secara finansial Influencer ini relatif mampu …!!! Influencer ini gak mau mengorbankan Freedom of Speech … ciri-cirinya sih gampang… kalau mereview tidak pernah menggunakan property pabrikan, gak mau ikut acara pabrikan…. berusaha untuk tidak mau ada ‘conflict of interest’ …!!! Karena perbedaan mazhab ini laaagh komunitas yang dibangun akhirnya ambyaaar totaaaal … gak bisa bersatu lageeee… sudah beda aliran… pandangan etc …!!!
Naaagh repooot nya lageeee… ketika ‘Influencer Cuan’ berhadapan dengan Netizen yang mayoritas mewakili konsumen… disini laaagh terjadi ‘gesekan bin bentrok’ …!!! Di berbagai sosial media… Netizen seperti membully… karena banyak kejadian yang dialami konsumen seperti ‘tertimbun bertahun-tahun’ …!!! Misalnya Influencer bilang ini bagus… ini top markotob… tapi ketika konsumen mengalami misalnya ‘tugeeel’ … ‘ambrol engine’ … dengan kata lain… konsumen menderita gara-gara ngikutin review subjectivitas Influencer yang berbasis cuaaan …!!!
Ditambah lagiiii… para ‘Influencer Cuan’ … seperti melakukan aggresivitas di media sosial… yang melawan konsumen yang telah menjadi korban… dan ingin mem-brain wash mindset konsumen yang telah mengalami korban tadi …!!! Terjadi laaagh pertentangan yang semestinya tidak perlu… banyak netizen yang menonton… dan ini sebagai ‘bahan bakar’ bagi para Netizen untuk membully Influencer Cuan …!!! Pertanyaan nya adalah bagaimana kalau diposisi Influencer Cuan agar selamaaat …???
So… harus kurangi subyektifitas… apapun itu bentuknya …!!! So paling gampang adalah cerita saza tentang brosur spesifikasi… ini paling gampang …!!! Kalau mau ditanya …??? Yaaagh lihat aza dibrosur… khan cuma cerita… itu pabrikan yang bikin … betoeeel …??? Jadi setiap pendapat harus ada basis faktanya… karena kalau tidak kuat… Netizen siap membully karena sudah ada praduga… bahwa terjadi ‘conflict of interest’ … ‘Cuan bermain’ … ‘Bendera Pabrikan’ … hal-hal lain yang sudah bertentangan dengan mindset konsumen …!!! Last,… yaaaagh itu merupakan harga dari suatu Freedom of Speech … apakah cuan dibiarkan sebagai penjajah… the decision is yours … betoeeel …??? Ciaooo 😀
Agresif di medsos sampe postingannya bejibun, gak lama dgn bangga meng-klaim produk yg di review sold out 😀😀😀🙈
sebenarnya cari cuan boleh-boleh saja yang penting tetap bisa obyektif dan menerima masukan dari berbagai pihak.. bukannya memblokir..
*curhat korban blokir salah satu blocker papan atas #eh
https://dolanotomotif.com/2022/02/09/konsumsi-bbm-yamaha-fazzio-tes-hingga-200km-memang-irit/