









Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…. !!!
Bismillahir rahmaaanir rahiiim …!!! Alhamdulillahil qawiyyi sulthaanuh, alwaadhihi burhanuuh, almabsuuthi fil wujuudi karamuhu wa ihsaanuh. Ta’aalaa majduhu wa azhuma sya’nuh …!!!
Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammadin thibbil quluubi wa dawaa iha, wa’aafiyatil abdani wa syifaa iha, wanuuril abshoori wa dhiyaa iha, wa’ala alihi wa shohbihi wa sallim … amma ba’du …!!!
إِرَ ادَ تُــكَ الـتَّجْرِ يْدَ مَـعَ إِقَامَـةِ اللَّهِ إِ يَّـاكَ فيِ اْلأَسْبَابِ مِنَ الشَّـهْـوَ ةِ الْخَفِـيـَّةِ.وَ إِرَادَ تُـكَ اْلأَسْبَابَ مَعَ إِقَامَةِ اللَّهِ إِ يَّـاكَ فيِ الـتَّجْرِ يْدِ اِنحِطَاطٌ مِنَ الْهِمَّةِالْعَـلِـيـَّةِ
Iradatuka’a tajriid ma’a iqomatillahi iyaka fiil asbab minasy syahwatil khofiyah, wa iradatuka’a asbab ma’a iqomatillahi iyaka fiil tadjrid, inhithootun minal himmatil aliyaaah
Artinya :
Keinginanmu untuk tajrid, sementara Allah masih menegakkan engkau di dalam asbab, merupakan syahwat yang tersamar (halus). Dan keinginanmu kepada asbab, pada saat Allah sudah menegakkan engkau dalam tajrid, merupakan suatu kejatuhan dari himmah yang tinggi.
Allah SWT menempatkan seseorang bisa di maqam tajrid, atau di maqam asbab … naaagh apa yang dimaksud maqam tajrid …??? Maqam tajrid adalah maqam dimana sudah melepas aspek keduniawian dari jiwa nya …!!! So… disini dapat dikatakan pemurnian jiwa … !!! Sebaliknya jika ditempatkan maqam asbab … alias sebab akibat… maka orang tersebut sedang berurusan dengan urusan duniawi … yang penuh sebab dan akibat …!!!
Naaagh ketika seseorang misalnya ditempatkan pada maqam asbab… misalny diminta bekerja dari pagi s/d sore untuk bekerja… namun selama itu… ia malah gak kerja… males-malesan… malah kepinginnya wiridan etc… jadi tidak melaksanakan tugas nya .,..!!! Jadi dari sini seperti ada keinginan untuk tajrid … padahal ia sebagai pekerja masih di maqam asbab… !!! Keinginan ini dapat disebut sebagai syahwat yang tersamar …!!!
Padahal ketika ditempatkan pada maqam asbab… sudah dimaklumi bahwa pada siang hari pasti sibuk… gak bisa full untuk beribadah kepada Allah SWT … sebagaimana tercantum pada Qs. Al-Muzammil : 7, sbb :
إِنَّ لَكَ فِي النَّهَارِ سَبْحًا طَوِيلًا
inna laka fin-nahaari sab-ḥan thowiilaa
Artinya :
Sesungguhnya pada siang hari engkau sangat sibuk dengan urusan-urusan yang panjang.
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
syariat tanpa tasawwuf akan kaku, tasawuftanpa syariat akan sesat. Ini petikan ngaji mbahyai Imron Jamil Jombang yang memang sering mengisi kajian kitab hikam di radio al hidayah solo, radio dimana sholawat habib syeh sering dikumandangkan