









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… kalau soal MotoGP race ke-2 di Losail tadi malam,… sudah gak seruuu paling juga duel antara Yamaha vs Ducati …!!! Namun yang ditunggu-tunggu adalah duel antara Valentino Rossi vs Alex Marquez …!!! Maklum gara-gara Marc Marquez gak turun… netizen berharap pada Alex Marquez sebagai penerus klan Marquez … dan klan ini memang ada ‘urusan’ dengan Rossi …!!!
Rossi sebenernya punya masalah dengan ban belakang… dan ia gak bisa dapat yang terbaik soal starting grid … jadi Alex Marquez di posisi ke-14 sedangkan Rossi berada di starting grid ke-21 …!!! Jadi kalau ngeliat gini… mestinya Alex Marquez sudah pasti menang… lha wong masih enooom kok… psosisi lebih depan … melawan pembalap tuweeek… starting grid nang buriii… plus masalah dengan ban belakang …!!!
Benar saza… ketika balapan mulai … Alex Marquez berada di posisi ke-15 … Rossi masih di posisi ke-21 …!!! Namun pada lap ke-12, Marquez berada di posisi ke-16 … sedangkan Rossi berada di posisi ke-20 … jadi disini Rossi naik 1 posisi dari starting grid … sedangkan Marquez turun 2 posisi …!!! Lhaaa kok di lap ke-13 … angka sial kaleeee yeee… Alex Marquez kok malaaah main pasiiir alias ndlosooor …!!! Piyeee iki jal… iki lhooo gara-gara Marc Marquez ndak turun… dadi grogiiii dikejar pembalap tuweeek …!!!
Sampai dengan lap 22 alias lapz terakhir… Rossi berada di posisi ke-16 … jadi gak bisa melihat balapan antara Rossi vs Marquez …!!! Walau Rossi unggul pada balapan ini … namun keduanya sama-sama amsyooong… gara-gara gak dapat point 1 pun jugaaa …!!! Yaaagh masih untung Rossi gak main pasiiir… daripada Alex Marquez main pasiiir …!!! So bagi Alex Marquez … balapan di Qatar ini… sudah 2 kali… dan dua-duanya main pasiiir semuaaa … lhooo iki opo masa kecil kurang main pasiiir opo piyeee …??? Last,… monggo deeegh kira-kira Rossi perlu pensiun gak… nanti kita bahas di artikel selanjutnya … so stay tuned …!!! Ciaooo 😀
FBH waktu dan tempat kami persilahkan lomba BacotGP…..
pengkaderan pembalap HRC bisa dibilang gagal di era Mamakez, semua pembalapnya termasuk tes rider yang sering pegang motornya pun K.O 😀
RCV kalo gak berubah jadi jinak, bisa jadi Career Killer pembalap, persis seperti Desmosedici era sasis Monokok