









Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…. !!!
Bismillahir rahmaaanir rahiiim …!!! Alhamdulillahil qawiyyi sulthaanuh, alwaadhihi burhanuuh, almabsuuthi fil wujuudi karamuhu wa ihsaanuh. Ta’aalaa majduhu wa azhuma sya’nuh …!!!
Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammadin thibbil quluubi wa dawaa iha, wa’aafiyatil abdani wa syifaa iha, wanuuril abshoori wa dhiyaa iha, wa’ala alihi wa shohbihi wa sallim … amma ba’du …!!!
Para pembaca sekalian yang dimuliakan oleh Allah SWT … Shalawat dan salam tidak lupa kita kirimkan kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW … semoga kita semua termasuk hambanya yang taat, yang berhak mendapatkan syafaatnya di hari akhir kelak…!!!
Ketika kita berusaha menghamba kepada Allah SWT … maka ia akan menghadapi 2 permasalahan … yaitu (i) manusia harus menapaki jalan petunjuk dan konsisten kepada perintah-perintah Allah, serta menjauhkan diri dari larangan-larangan-Nya … dan (ii) manusia harus mengetahui bahwa hanya karena rahmat dan ampunan Allah, dia memperoleh ganjaran dan pahala, bukan karena usaha dan amal perbuatannya …!!! Hal ini sebagaimana firman Allah SWT pada Qs. Taha ayat 82 sbb :
وَإِنِّى لَغَفَّارٌ لِّمَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَٰلِحًا ثُمَّ ٱهْتَدَىٰwa innī lagaffārul liman tāba wa āmana wa ‘amila ṣāliḥan ṡummahtadā
Artinya :Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar. (Qs. Taha (20) : 82)
Leave a Reply