









Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…. !!! Alhamdulillahi rabbil’aalamiin, wash-sholaatu wassalaamu ‘ala asyrofil anbiyaa i walmursaliin, wa’alaa alihi washohbihii ajma’iin amma ba’adu … !!!
Para pembaca sekalian yang dimuliakan oleh Allah SWT … Shalawat dan salam tidak lupa kita kirimkan kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW … semoga kita semua termasuk hambanya yang taat, yang berhak mendapatkan syafaatnya di hari akhir kelak…!!!
Ibnu Athaillah, merupakan ulama yang terkenal pada abad ke-7 Hijriah…. Nama lengkap nya adalah Ahmad al-Maliki ibn Muhammad ibn Abdul Karim ibn Athaillah al-Sakandari al-Maliki …!!! Ibu Athaillah diberi gelar tajuddin (mahkota agama)… dan salah satu kitab nya adalah al-Hikam …!!! Pada artikel religi ini… kita akan bahas tentang ajaran dari Syeikh Ibu Athaillah tersebut …!!!
Manusia sebagai hamba Allah… tidak boleh hanya mengandalkan amal perbuatan semata… yang lebih penting adalah mengharapkan rahmat Allah …!!!
مِنْ عَلَامَةِ الْاِعْتِمَادِ عَلَى الْعَمَلِ نُقْصَانُ الرَّجَاءِ عِنْدَ وُجُوْدِ الزَّلَلِ.
Min alamatil i’timadi alal amali nuqshonur rajaai inda wujuudi dzhalal
Artinya :
Di antara tanda mengandalkan amal perbuatan adalah berkurangnya pengharapan (terhadap ampunan Allah) ketika melakukan kesalahan dosa. (Al-Hikam, hikmah 1)
So… jadi gak harus seperti matematis… kita telah melakukan amal perbuatan … terus kita otomatis masuk surga …!!! Gak bisa diidentikkan… kita punya duit terus bisa membeli apapun yang kita inginkan …!!! So… tentu harus ada ridha dari sang penjual … kalau sang penjual gak mau jual barang… mau kita punya duit sekarung juga gak bisa khan …??? Jadi… yang paling penting adalah rahmat Allah… itu yang menjadi tujuan utama kita melakukan amal perbuatan … sekali lagi rahmat Allah …!!!
Apa dasarnya atau dalil nya …??? Monggo dilihat pada hadist yang diriwatkan oleh Bukhari dan perawi lainnya … sbb :
Lan yadhula ahadukumul jannata bi amalihi. Qolu : wa la anta ya Rasulullah. Qola : wa la ana, illa an yataghommada niyallahu bi rahmatihi.
Jadi dari hadist diatas … sudah jelas tidak seorangpun bisa masuk ke surga dengan mengandalkan amal perbuatan semata,… hanya dengan rahmat Allah kepada hambanya yang bisa menghantarkan seseorang masuk ke surga …!!!
Bisa dibayangkan… amal perbuatan seperti shalat, puasa, sedekah etc… kalau kita tidak dibukakan hidayah/petunjuk oleh Allah … apakah kita bisa melakukan amal perbuatan tersebut …??? Mohon diingat kalimat ‘La Hawla wala quwwata illa Billah‘ … tidak ada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah …!!! Next artikel kita bahas lebih dalam tentang hal ini … !!!
Demikian artikel singkat ini… semoga bermanfaat dan menambah keimanan kita semua. Wallahu muwafig ila aqwamith thariq, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Trims Gus
Berguna sekali
Mantab gus