









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… waaagh banyak yang menanyakan tentang kelanjutan artikel sebelumnya …!!! Oke… kita bahas … dan memang semakin menegangkan bagi si pasien …!!! Ketika sudah bisa diopname… yaaa sudah… sangat tergantung dengan dokter …!!! Naaagh beberapa hari ketika masuk… kondisi si pasien langsung drooop …!!!
Yaaagh cukup stress juga… lha wong ngeliat pasien lain… yaaaagh misalnya batuuuk… yaaa secara psikologis juga bikin deg-degan …!!! Untung nya si pasien pasrah… dan beriktiar maksimal… soal hasil diserahkan pada Allah SWT …!!! Naaagh ia diberikan obat hydroxycloroquine … namun sebelum diberikan dicheck dulu kondisi nya… oleh dokter…!!! Dokter paru-paru yang mengecheck … gimana kondisi paru-paru nya …!!!
Jadi kalau kondisi nya memungkinkan baru diberikan obat tersebut… lambat laun ia berangsur-angsur pulih …!!! Akhirnya dirinya dinyatakan sembuh… dan akhirnya boleh pulang …!!! Setelah dicheck dua kali… hasilnya negatif… dan sampai sekarang baik-baik saja… walau paru-paru nya ada ‘cacat’ sedikit… namun ia bersyukur … keluarganya sehat … dan ia bisa beraktifitas seperti semula …!!! Last,… demikian share yang diberikan… so mencegah lebih baik dibandingkan mengobat … coz kesehatan itu mahal vrooo …!!! Ciaooo 😀
bagaimana Gus Tri… menyikapi “New Normal” dengan kondisi faktual kondisi kesehatan di lingkungan kita belum siap untuk itu, ini kalau tidak salah releass resmi WHO sendiri… dan faktanya pertambahan positif terus mendapatkan rekor rekor baru… bukannya melandai
Ah, sudahlah… yang penting ikhtiar maksimal masing-masing bro,
saya sendiri sudah capek bengak-bengok ngingetin di grup-grup yang saya ikuti
susah ngarepin orang sini buat disiplin,
susah kompaknya,
awal-awal covid aja cuek
apalagi sekarang new normal
rata-rata sudah nganggepnya normal saja
mboh lah…