









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang great depression di tahun 1929… dan ternyata classical model nggak bisa mengatasi kejadian yang menimpa …!!! Disini laaagh Keynes model berperan dengan cara mengatur demand management, melalui peran pemerintah baik melalui fiscal policy maupun monetary policy …!!! So… apa penyebab classical model gak bisa berbuat banyak… dan Keynes model lebih dapat berperan mengatasi hal ini …!!!
So… perbedaan utama adalah Keynes berpendapat prices tidak akan dapat diadjust untuk mencapai titik equlibrium … sedangkan classical model menganggap dapat dengan cepat menyesuaikan …!!! Faktanya adalah penyesuaian tersebut sangat lambat dan butuh waktu lama …!!! Keynes melihat bahwa nominal wages / upah buruh (Keynes menyebutnya money wages dalam bukunya red.), dapat cepat naik namun gak mungkin untuk turun soalnya buruh akan menolak upah turun …!!! Satu-satunya cara adalah real wage (upah riil) dapat turun… adalah dengan menunggu kenaikan harga-harga …!!!
Ide yang dicetuskan Keynes ini … mempunyai efek yang luas terhadap pembuat kebijakan di seluruh dunia …!!! Bahkan setelah era perang dunia berakhir… full employement dilakukan dengan cara melakukan pengelolaan secara aktif dari sisi demand management …!!! Pengelolaan secara aktif ini tidak hanya sekedar objective dari kebijakan pemerintah … namun sudah menjadi salah satu tugas pemerintah di bidang ekonomi …!!! Last,… pada artikel selanjutnya akan dibahas lebih dalam tentang Keynes model ini … so stay tuned …!!! Ciaooo 😀
Leave a Reply