









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… memang suatu yang wajar… jika suatu pabrikan akan menonjolkan kelebihan dan menutupi kelemahan …!!! Tidak heran terjadi information asymmetric … yang ujung-ujungnya pembaca tidak mengetahui kondisi sebenernya …!!! Yang banyak digembar-gemborkan adalah penguasaan market share domestik… coz pabrikan Honda memang menguasai market share domestik… tapi lemah di market share ekspor …!!!
Lihat saza… penguasaan market share pabrikan Honda … di market domestik sebesar 74.56% di tahun 2018 …!!! Penguasaan ini meningkat tipis dari 74.51% pada tahun 2017 …!!! Betul angka untuk market share domestik sebesar 74.56% … namun lihat laaagh angka penjualan total… gabungan antara market domestik dan market ekspor …!!! Apa yang terjadi …??? Market share total terlihat sebesar 70.45% … menurun dibandingkan market share total di tahun 2017 sebesar 71.31% … so ini fakta …!!!
Market ekspor terus meningkat… jika dulu baru sebesar 6.8% dari total penjualan motor … namun sekarang sudah mencapai 9% dari total market motor Indonesia …!!! Saat ini sudah tembus diangka 630 rebu unit pertahun… ekspor motor Indonesia… sedangkan penjualan motor domestik relatif stagnan di kisaran 6 jeti unit …!!! Jika ekspor semakin meningkat… apa iya dilupakan penjualannya… padahal kita tahu… untuk ngukur performance suatu perusahaan … ada konsep cost against revenue matching… !!! Last,… apa iya revenue dari ekspor gak boleh dihitung… dan pembaca disuguhkan dengan info yang kurang lengkap… biar tambah ‘dungu’ …??? Ciaooo 😀
Calon pembeli sepeda motor ga bakalan mikirin hal begituan. Apa kepentingannya? Apa untungnya?
Sebagai calon konsumen,yang harus dipirkan selain ketertarikan desain. Juga masalah harga,performa,3 S,dan harga second. Dan saya rasa,ini tidak salah. Bahkan sangat benar.
Maaf,saya pecinta yamaha. Tapi juga salut dengan honda/astra akan produk2nya saat ini yang memang cakep2. So,market share honda diatas 70%? Saya kira ini bukan sebuah kebetulan. Tapi hasil kerja keras dan riset yang tepat. Kita dan kompetitor harus mengakui itu.
Setuju mas, kl consumer kayak kita g pikir. Kebetulan ambil Hon karna desain plus sesuai fisik. Pengamatan sy Yam berusaha menaikkan brandimage, ketimbang head to head. Harga makin naik. Makin out the box. Kita tunggu strategi Hon utk ekspor.
Langkah yamaha saat ini sudah tepat. Dia harus fokus pada produk2 yang mendongkrak images terlebih dahulu. Setelah imagenya kembali bagus,baru menusuk di segmen entry level. Tentunya dengan kualitas,desain dan fitur yang bisa di andalkan.
Sebenarnya,image yamaha sudah sangat bagus saat yamaha memproduksi mio,vixion,vega r,jupiter z,dan mx 135 pada sekitar tahun 2003-2009.
Sayangnya,di era kemudian produk2 yamaha hancur2an. Dimulai dari vega zr,mio j,dan xeon. Padahal disaat yang bersamaan,honda justru makin memperbaiki produk2nya.
Ini bukan info motor baru. Tapi ttg penyembunyian data faktual.
Menyembunyikan data faktual dari mana?
Kan judul nya market share domestik, bukan total.
Memang Yamaha export nya kuat ya jelas mereka produksi produk global, ya di pasarin nya juga utk market global. Mangkanya export nya tinggi, ya itu mah wajar aja produk global.
Yg wow itu produk lokal yg di eksport, produk yg dibuat utk pasar lokal bisa di export.
Seruuuuu…
Komen saya di iwakbayaran dihapus. Artikel tentang ekspor honda. Yg judulnya pake Kipas2 Dolar.
Susah bgt ya Gus buat nelurin 250cc 4 silinder.. hehe.. ngarep . Com
Harga jual kembali nya tinggi. Itu yang terbaik dan penting. Juga indah
Betool sekali
Mas tri jangan bikin artikel menghibur yamaha terus dong, akuin aja ymh kalah design dg honda skrg. Biar mereka pada melek…..
Liat berita ada ekspor dlm bentuk CKD nya mas tri..kira2 berpengaruh ga tuh ?
Kenyataan emang pait gan….
Bagaimana dengan ekspor CKD nya mas tri ? mgkn bisa di buat artikelnya,,secara untuk ekspor dlm bentuk CKD lumayan banyak..