









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… consumer behavior khususnya konsumen Indonesia itu menarik untuk dicermati … coz secara tidak langsung kita akan mengetahui mindset konsumen Indonesia …!!! Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu segment yang ‘gemuk’ adalah segment 150cc … soal nya segment ini bukan entry level… motornya enak untuk dipakai sehari-hari… value nya paling maksimal … tidak heran pertempuran di segment ini paling hangat …!!!
Jika berbicara data,… sebut saza dari tahun 2015 – 2017,… sebenernya terlihat relatif secara aggregate market domestik relatif tetap … kisaran 1.25 jeti – 1.3 jeti …!!! Pemain nya bisa disebut, ada (i) Motor bebek 150cc, (ii) Motor Sport Naked 150cc, (iii) Motor Sportz Fairing 150cc, (iv) Motor Skutik 150cc ….!!! Kita lihat dari awal… diawal kemunculan tahun 2015, Honda Vario 150 dan Yamaha NMax 150 mulai masuk gelanggang,…. terlihat Honda Vario 150 menguasai market 37.29% dengan penjualan sebesar 487 rebu unit …. posisi kedua diduduki oleh Motor Naked 150cc dengan menguasai market 29.64% dengan penjualan sebesar 387 rebu unit …. dan yang paling kecil adalah Yamaha NMax menguasai market share 6.82% dengan penjualan hanya sebesar 89 rebu unit …!!! Kemudian apa yang terjadi di tahun 2017 …???
Keadaan berbalik di tahun 2017 … Honda Vario 150 masih tetap menguasai 37.38% relatif stabil diangka 37% … namun secara numberz menurun menjadi 466 rebu unit …!!! Yamaha NMax melejit di posisi ke-2 dengan market share 22.62% (meningkat dari yang paling buncit 6.82% menjadi 22.62%) dengan angka penjualan meningkat 3 kali lipat… menjadi 282 rebu unit …!!! Posisi paling buncit diduduki oleh motor bebek 150cc… dengan market share 10.78% (semula 16.79% posisi ke-3 menjadi 10.78% di posisi terakhir red.) dengan penjualan hanya sebsar 134 rebu unit …!!! So terjadi perubahan yang cepat… hanya dalam 2 tahun … lhooo kok bisa cepat berubah… kok seperti menular …???
Yup,… itu laaagh yang dinamakan ‘contagion effect’ … seperti di medsos viral… seperti trend market… seperti lagi musim jaman nya …!!! Jadi konsumen berbondong-bondong pindah … dalam hal ini kebetulan ke Yamaha NMax …!!! Lihat tetangga punya Yamaha NMax… lhooo kok penaaak ngeliatnya di jalan… lhaaa kepengeeen … langsung beli …!!! Motor naked menjadi boseeeen… motor bebek model ayam jago jadi nggak enak lageee…. !!! Lhaaa konsumen pindah pengen modelnya yang selonjoraaan… yaaagh begini laaagh… muncul laaagh cross shifting demand… perpindahan dari segment naked atau bebek ke segment skutik …!!!
So… disini tidak ada keharusan untuk persaingan harus head-to-head… mirip seperti kuda jantan Aryo Penangsang yaitu Gagak Rimang… langsung kelengeeer ketika kuda betina Raden Sutawijaya aka Panembahan Senopati … melintas akhirnya kuda jantan tersebut susah dikendalikan …!!! Akhirnya segala motor bebek, segala motor naked… malah kelengeeer di tangan skutik …!!! Lhaaa… kalau begitu soal skutik 150cc… lho kok hanya Yamaha NMax saza yang meningkat… kok Honda Vario 150 relatif stagnan ….???
Bagus pertanyaannya,… yaaagh tidak lepas dari value… baik yang tangible mapun yang intangible … gitu aja jawabannya secara singkat …!!! Motor sifatnya global relatif mendukung… maklum selera konsumen Indonesia mirip dengan selera orang Eropa …!!! Wajar lha wong faktanya pernah dijajah 3.5 Abad oleh Wong Londo kok… jadi ada proses akulturasi yang mempengaruhi mindset konsumen Indonesia …!!! Last,.. jadi tidak heran faktor contagion effect juga turut mendukung terjadinya cross shifting demand… tidak terkecuali terjadi juga pada segment 250cc … !!! Ciaooo 😀
Jadi, pembeli vixion dan R15 itu dianggap apa doong?
dianggap konsumen laaaagh … 😀
mantap juragan bahasannya
https://internetbermanfaat.com/apa-masalah-yang-dihadapi-oleh-para-petani-di-indonesia/
Yayaya… makasih guru atas elmunya…
mantapp. .
si blog nyinyir dengan istilah Silting delman mau ngomomg apa lagi kalau ada data begini?
Mantap Gus. Sekalian yg 250cc juga yg semua variants (fairing,naked,trail,classic,maxi,etc)
Menguap itu juga contagious loh wak..
Sejak om nulis soal shifting demand, mulai keliatan blog mana yg ngasih info & ilmu sama blog yg nyambi vcd bajakan.
om, ada blog yg duluan membahas kasus ini cm di blognya om memperjelas sbg contagion effect. Dimana pcx lokal katanya mampu membuat trend japstyle di area skutik 150 alias berkebalikan dgn europe style nya nmax yg katanya masanya sdh lewat (pdhl forza saja berubah haluan dari japstyle ke europe style). Yg jd pertanyaan, faktor apa saja yg dpt mempersempit contangion effect selain value & membuka dual market (lokal&ekspor)? Apakah dengan membuat dual style sekaligus (diferensiasi produk) bisa menekan contangion effect?
si iwan lagi kojel kojel di tabok yamaha karena terlalu sering ngecengin yamaha
Hahah..dia mah ngga usah didengerin…semua yg jelek2 tentang Yamaha ada di sana…kental sekali penggiringan opininya…yg masih hangat ya sok bengkok picexs…sepoi2 beritanya….berita spakbor miring yamaha aja bisa lebih rame loch…salam jos gandos mleyaot mleyot
iwan PHP itu yaa..zizizizi
Lhaaa, yg terlanjur penggiringan opini gimana? Patah semua nih
.
Ngah ngah ngah
nMax dan Xpander.. dua perangsang