









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… waaagh semakin gila persaingan antara Honda Vario 150 vs duo Yamaha … yaitu Yamaha NMax + Yamaha Aerox 155 …!!! Oghhh ada Honda PCX… yaaagh dikesamping kan dulu… penjualan nggak signifikan… nggak enak dibicarakan …!!! Naaagh di bulan Agustus 2017 … penjualan Honda Vario 150 sekitar 49.715 unit… waaagh para fans boy sudah gegap gempita …!!! Betul sih… terbesar sejak 8 bulan pertama ini… wajar deegh gembira …!!!
Di sisi lain… total duo Yamaha untuk market domestik hanya 41.808 unit… yang terdiri Yamaha NMax sebesar 31.295 unit, dan Yamaha Aerox sebesar 10.513 unit …!!! Perhatikan… Yamaha NMax nyodok komposisi… bisa genjot sekitar 40 rebuan unit… namun biasanya komposisi 60:40 untuk Yamaha NMax : Yamaha Aerox … sekarang sudah mencapai 75 : 25 …!!! Apa kira-kira impact nya …??? Betuuuul… revenue akan semakin meningkat… coz harga yang lebih mahal terjual lebih banyak… so ini konsekuensi nya… menggeser supply ke arah price yang lebih tinggi …!!!
Naaagh… revenue Honda Vario 150 sekitar Rp. 1.04 triliun dengan penjualan mendekati 50 rebu unit tersebut …!!! Naaagh… dengan rata-rata komposisi penjualan yang agak koservatif (10% untuk ABS dan 90% untuk non ABS red.) … revenue Yamaha NMax sudah sekitar Rp. 816 miliar untuk bulan Agustus 2017 …!!! Naagh untuk Yamaha Aerox mengingat ada 3 versi… dimana walaupun imbang antara Yamaha Aerox standard dan type S … digunakan approach yang konservatif (50% type standard, sisanya dibagi S dan R red.) .. maka revenue nya sekitar Rp. 252 miliar …!!! Jadi kalo ditotal sudah sekitar Rp. 1.06 triliun… menang tipis sih …!!!
Lhaaa tentu pabrikan Yamaha masih punya senjata lain yaitu ekspor Yamaha NMax rata-rata 8 rebu unit setiap bulan… jadi masih ada tambahan sekitar Rp. 236 milyar yang diperoleh dari ekspor … alias masih ada sekitar 23% tambahan revenue dari ekspor …!!! So … kembali persoalannya ada strategy mau gimana tuh digarap market … dan ini belum lagi ancaman lain yang akan masuk …!!! Last,… yaaagh kita lihat aza kedepannya gimana… any question …??? 😀
questionnya gan, sepertinya yamaha full focus sama nmax bukan ini ? liat aja baik sport naked tumbang sama honda, heran aja r15vva yg masih baru n value tinggi udah tumbang aja sama cebong jadul, begitu juga vixion
monggo baca artikel terbaru… ada jawabannya… 😀
Weh, ancaman lain ?
kisi2 motor baru yamaha dong juragan.. Kasih bocoran alus
Revenue pabrik apa hubungannya sama pilihan konsumen? Gagal paham, eta terangkanlah
Oalaaaagh… segini parahnya kaagh pembaca …??? Yo uweees diterangken…
Revenue dalam duit (boleh rupiah/dollar) = Price (dalam rupiah/dollar) x quantity (dalam unit) …!!! Naaagh quantitiy itu adalah unit yang dibeli… naaagh yang beli itu siapa …??? Yooo menungso nooo… mosok demit… yang beli …??? Naaagh menungso itu… bisa dealer dalam konteks wholesales… bisa juga konsumen langsung dalam bentuk penjualan retail… !!! Naaagh pabrik di indonesia jualan… revenue dapat dari dalam negeri… penghasilan masuk dari pilihan konsumen dalam negeri… !!! Demikian juga dengan ekspor… yang beli juga konsumen… dari luar negeri… !!! So jadi hubungannya apa …???
Sepanjang ada manusia (konsumen) yang beli… revenue muncul… karena nggak mungkin demit beli motor… huehehehe 😀
mungkin yang dimaksud dalam pertanyaan pak “Footy” adalah dalam konteks domestik, Juragan. Sing sabar oleh e njelasin ya Juragan.
@issa
ndak ada tulisan domestik… yang ditanya adalah revenue kaitan dengan konsumen apa ? yaaag rumusnya Revenue = price x quantity … lha bener thooo yang dijelasin…
Ya memang kalau bicara revenue tidak hanya bicara sales domestik maupun ekspor.
Di perusahaan saya, yang dihitung sebagai dasar pembagian bonus adalah seluruh income, bahkan income yang diperoleh dari anak perusahaan. Income pun ada dari sales, bahkan sales ini tidak melulu dari produk, ada sales dari barang scrap, sales dari penjualan aset yang dianggap tidak menguntungkan karena membebani pajak. Income juga didapat dari penalty, bahkan kami dapat income dari PBB untuk pengurangan emisi CO2 dan penerimaan dan pengolahan limbah dari industri lain.
Klo masalah total value penjulan,,hitung saja semua prodak yg di jual,jngn cuman separo2.etaterangkanlah
nulis yang menarik untuk dibahas… dan ada kebebasan untuk nulis… mau segment low, medium atau high… yaaagh terserah yang nulis aja betoooel …???
Di blog ini lebih tertarik untuk nulis medium dan high segment… yaaagh boleh aja thooo …??? Yaagh… kalau ingin bahas low segment… monggo mawon mas nulis… gantian juraganeee jadi pembaca… puenaaak thooo …??? 😀