









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… suatu pendekatan traditional economic … mengasumsikan bahwa konsumen akan bertindak secara rasional …!!! Namun dalam kenyataannya tidak semuanya konsumen akan bertindak secara rasional… terkadang mereka akan berperilaku secara irrasional ….!!! Secara rasional,… konsumen akan menghitung value terlebih dahulu …. baru menentukan product mana yang akan dibeli …!!! Sedangkan, … pada saat kondisi irrasional…. mereka akan mengkonsumsi berdasarkan subyektivitas, emosi, gengsi etc …!!!
Semakin segmentasi nya terjadi persaingan ketat… alias red ocean… maka konsumen akan semakin rasional …!!! Case nya misalnya…. pada segmentasi motor sportz fairing 150cc… konsumen akan membandingkan… misalnya Honda CBR150R vs New Yamaha R15 … dari sisi features, dari sisi design, dari sisi harga etc …!!! Disini laaagh value mulai bekerja… ketika product yang punya value lebih tinggi…. akan menguasai market …!!! So… disini produsen harus bisa menawarkan product dengan value setinggi-tingginya… kalau product nya mau laku di market …..!!!
Sedangkan semakin niche market…. misalnya market moge… maka konsumen akan semakin irrasional …. !!! Berbicara classic bikez … tentu saza british bikez yang akan dijadikan ‘acuan’ … kalau German atau Italy mungkin kurang yaaagh …!!! So,… disini faktor emosional yang berbicara… sudah nggak dilihat lageee soal value … brand lebih berbicara …!!! Irrasional konsumen akan dengan mudah menjadi loyal consumer … nggak mau pindah ke lain hati …!!! Naaagh disini pabrikan mempunyai keuntungan dengan adanya loyal consumer… !!! Last,… pabrikan sebenernya berusaha men-shifting dari rational konsumen ke irrational konsumen… naaagh apakah akan berhasil… yuuuuk kita bahas di artikel selanjutnya ….!!! Ciaooo 😀
Kayaknya tingkat ekonomi juga mempengaruhi.
Josss tok
kalo ada 2 pilihan.antara cbr 150 r dan r15 vva .dgn selisih harga satu jutaan..kira kira mana yg berpikir rasional dan iirrasional. pembeli cbr 150r atau r 15. yang rasional tentu yg milih produk yang lebih value for money kan