









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… sering kali pabrikan seperti punya ‘asumsi’ sendiri… yang terkadang bikin ngeneees jika disadari …!!! Sering kali diasumsikan segalanya ‘cateris paribus’ … padahal tidak ada yang abadi di dunia ini …!!! Ini laaagh yang disebut dinamika bisnis … dan banyak hal yang mempengaruhi dinamika bisnis … misalnya saza faktor gaya hidup, peningkatan competitive advantage kompetitor, market yang semakin global etc …!!! Contoh simple adalah… kok bisa skutik bisa menguasai market share 77%… kalau kita puter waktu 6 tahun lalu… mungkin hal ini bisa nggak terbayang bisa nyampe segitu… itu laaagh pengaruh gaya hidup atau perubahan mindset konsumen yang terjadi …!!!
So… konsumen perlu meresponse… dinamika yang terjadi… so strategy nya kudu diadjust dari waktu ke waktu …!!! Beberapa hal yang bisa dilakukan pabrikan… untuk meresponse dinamika bisnis… antara lain : (i) Jaga segala yang menyangkut customer satisfaction… dimana hal ini bisa berupa kinerja dan keandalan product …!!! Menjaga brand image, menjaga value dan after sales services … so ini basic yang harus dijaga …!!! (ii) Berikutnya menciptakan competitive advantage… dengan kombinasi low cost dan differensiasi product… singkatnya menawarkan superior product dengan harga lebih rendah dibandingkan kompetitor …!!! (iii) Fokus pada customer driven… disini dari awal product tersebut dikembangkan… sampai dipasarkan selalu mengacu pada customer… !!!
(iv) Berikutnya adalah strategic targeting… dimana untuk meresponse kebutuhan pasar…. hendak laaagh fokus pada segment tertentu …!!! Kemudian berpindah ke segment berikutnya… terus sampai seluruh segment terkena response …!!! Hal ke (v) tidak lupa selalu melakukan inovasi product… alias inovasi tiada henti… yaaagh hal ini bertujuan untuk tetap menjaga customer satisfaction dan competitive advantage … dalam menghadapi dinamika bisnis yang berubah-ubah …!!! Terakhir (vi) tetap menjaga kualitas product… sekali ada keluhan dan tersebar ke konsumen… ruweeet aza deeeh urusannya …!!!
Repotnya lageee… response tersebut harus dilakukan dalam ‘timing’ yang tepat… ketika lambat… momentum sudah hilang… sudah nggak tepat lageee …!!! Kembali response tersebut kudu dibungkus dalam grand corporate strategy … dan tidak jarang dilakukan perubahan visi dan misi pabrikan… plus strategic values …!!! Pabrikan tidak ada pilihan… sepanjang ingin tetap exist … yaaa kudu menerapkan hal ini… jika tidak yaaaagh kudu exit dari intra industry rivalry …!!! Last,… apakah pabrikan motor di Indonesia akan melakukan perubahan corporate strategy nya… yaaaagh time will tell laaagh …!!! Ciaooo 😀
ini manajemen strategik ya?
Juragan, bagaimana jika suatu company itu terkesan follower, apakah itu termasuk dalam corporate strategy mereka?
memang pebrikan harus terus inovasi kalau nggak pengin ketinggalan 😀
http://yudibatang.com/2017/01/05/pom-bensin-pertamini-solusi-hemat-buat-pemotor-dengan-kantong-cekak/
Berbenah terus setiap waktu..
sebuah perjuangan