









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… sebagaimana artikel sebelumnya (monggo dibaca disini red.) … cost structure sangat penting untuk menentukan apakah terjadi ‘dugaan kartel’ atau tidak …!!! Baru soal dugaan aza lhooo… cost structure itu penting banget … coz dari situ bisa ketahuan apakah suatu pabrikan mengambil margin ‘wajar’ atau tidak …!!! Persaingan usaha tidak sehat … ntagh itu berbentuk monopoli atau kartel… ujung-ujungnya adalah ‘exploitasi’ konsumen dalam bentuk penerapan harga yang tinggi … thuz maksimalisasi profit …!!!
Disini menariknya adalah terjadi perbedaan angka… dimana menurut KPPU biaya produksi skutik … Rp. 7.5 – 8 jeti … sedangkan menurut pabrikan Yamaha sebagaimana appendix sebesar Rp. 9.3 jeti …!!! So… perbedaan ini harus ‘clear’ dulu… komponen struktur biaya juga harus sama… baru deegh bisa ditentukan angka mana yang ‘tepat’ …!!! Kalau soal pajak (PPN + PPh) sudah nggak bisa diganggu gugat… demikian juga dengan Bea Balik Nama + biaya STNK + BPKB …!!!
Menurut juragan yang harus dijabarkan adalah… komponen detail dari pembentukan angka Rp. 9.3 jeti (versi pabrikan Yamaha red.) dan komponen detail dari pembentukan angka Rp. 7.5 – 8 jeti (versi KPPU) …!!! Ini seperti rekonsiliasi data… mana yang benar… coz kalau soal angka… pasti ada angka yang benar … !!! Kalau soal beginian… biasanya ada financial audit… sehingga angka yang dikeluarkan dalam financial statement … sudah audited … artinya soal kebenaran angka sudah tidak diragukan lageee …!!!
Maksudnya angka detail gimana mas …??? Lha motor itu khan terdiri dari banyak parts … tinggal dirinci aza bill of material (BOM) yang membentuk suatu motor dalam artian harga pabrik …!!! Misalnya harga frame berapa rupiah, harga engine berapa rupiah, … semakin detail semakin bagus … coz konsumen bisa memahami kenapa angka itu muncul …!!! Last,… ujung-ujungnya adalah sama seperti artikel juragan sebelumnya… yaitu pertempuran soal kartel antara KPPU vs Pabrikan… terletak pada biaya produksi …!!!
Appendix :
source : kompas.com
Struktur Harga Skutik Yamaha Mio | Dalam Rupiah | |
Harga Pabrik | 9.325.500 | |
PPN | 932.550 | |
PPH | 41.695 | |
Harga termasuk pajak | 10.300.015 | |
Biaya pengiriman | 132.000 | |
Margin Kotor Diler utama dan diler penjual | 1.629.985 | |
Harga Konsumen Off The Road (termasuk PPN) | 11.930.000 | |
PPN (yang dibayar konsumen) | 1.084.545 | |
Pajak Bea Balik Nama & STNK-BPKB | 2.950.000 | |
On The Road (harga ke konsumen) | 14.880.000 |
Bongkar… Bongkar… Bongkar……
jadi menurut om mono yamaha ga bersalah gitu ?
yang bisa menentukan bersalah atau idak… kuwi hakim …. opo hubungannya dengan blogger …??? Artikel ini mengungkap… versi KPPU gini… versi pabrikan Yamaha ngonooo… yang benar yang mana …??? Sang Hakim yang akan memutuskan…
Wkakakaka Yamaha juara di suzuka 8hours ngga ada beritanya di blog dollar.
Isu kartel yang dilakukan Honda dan Yamaha aja takut dan ngga dibahas. Manut sama majikannya.
FBH SWeATy sering bilang Triatmono ternakan Yamaha, tapi kenapa kok Triatmono berani bela konsumen dengan gamblang membahas dibanyak artikel sebelumnya tentang isu kartel yang dilakukan Yamaha ataupun Honda. Wakakakak jadi ketahuan siapa yang sebenarnya ternakan!!!
Joss
Itu yg harga pabrik dah termasuk profit pabrikan belum? Harusnya sih dr sisi pabrikan bisa ngerinci, minimal kli ga detail banget yah komponen utamanya motor lah kayak rangka set, sebongkah mesin set +cvtnya, velg +bann kelistrikan set, jd wlaupun ga detail banget konsumen bs lah memperkirakan, atau itu rahasia pabrikan yg ga boleh dibocorin??
Komponen PPN memang ada 2 ya…. Berarti konsumen di suruh 2x bayar PPN.
Pernah baca testi dari orang yang mengurus surat kendaraan dengan cara di urus sendiri (beli off the road) dan beli on the road ternyata ada perbedaan nominal yang lumayan.
menurut ane harga pabrik diatas udah cukup, soalnya gak mungkin lah perusahaan buka2an soal harga/tarif. toh ada banyak metode estimasi harga malah ada studinya.
kayak ditempat ane kuli, gak mungkin harga jual di expose keluar
Mumpung lg bahas yamaha. Oot sedikit.
Minggu kmrn ane reparasi jupi z 2004 punya mertua habis ditabrak.
Yg diganti sayap depan kanan kiri (leg shield), body belakang kanan kiri, set batok lampu depan.
Cari2 di dealer, sebagian barang ga ada (termasuk leg shield), trus minta rincian harga.
Kemudian ane cari di toko parts yg lumayan besar, semua yg dicari ada kecuali leg shield. Total selisih harga hampir 200rb dibanding klo beli di dealer. Lumayaaan…
Trus besoknya balik lg ke dealer buat pesen / indent leg shield. Kali ini yg ngelayani beda orang. Trnyata leg shield ada yg dijual satu paket (kanan kiri satu kotak), bukan per satuan kanan / kiri saja, dan harganya juga lebih murah dibanding beli yg satuan.
Jadi buat yg cari barang di dealer dan perlunya sepasang coba ditanya dl yg sepasang jgn satuan, selisihnya lumayan.
coba liat aja laporan keuangan auditednya, berani ga tuh YIMM sama AHM kasih liat ke hakim.
Hmmm… Penjabaran yamaha ganjil ini.. Masa ppn konsumen dibebankan bayar 2 kali. Emang gak ada pengurang pajaknya pada saat laporan pajak….???
Wah kasus ini…
yan dimaksud dengan pajak pertambahan nilai (ppn) aka value added tax … kira-kira apa mas brooo …??? 😀
udah dibongkar trus diapain lgi ? tetap dipasaran g ad yg berubah krn itu dapur perusahaan
kalo dibuka sampek ke akar-akarnya bakal seru nih (detail cost produksi 1 unit spm). disini akan membuat pabrikan jadi lebih “dihargai” oleh konsumen dgn catatan harga yg keluar sesuai yg diklaim pabrikan. bila dibawah klaim ya wasalam… bakalan jadi bahan BC besar-besaran di dunia maya..