









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… jika kita mencermati penjualan motor selama kuartal 1 – 2016,… dan dibandingkan pada periode yang sama tahun 2015 … maka terlihat penjualan mengalami penurunan …!!! Jika pada kuartal 1 – 2015 bisa terjual sekitar 1.6 juta unit motor… maka pada periode yang sama hanya sanggup terjual sekitar 1.5 juta unit … atau mengalami penurunan sekitar 6% …!!! Jika kondisi ini terus berlangsung … diperkirakan penjualan akan mendekati angka 6 juta unit dalam setahun … !!!
Keadaan ini mirip dengan keadaan di tahun 2008/2009 … dimana aggregate demand juga mengalami kelesuan… dimana aggregate demand sekitar 5.8 – 6.2 juta unit dalam setahun …!!! Keadaan semakin diperparah… dimana varian product saat ini begitu banyak… dibandingkan tahun 2008/2009.. sehingga dapat dibayangkan total penjualan setiap productnya akan lebih rendah… dan tentu sulit untuk memaksimalkan economic of scale …dan impactnya jelas… profit akan menurun… !!!
Sebagaimana hukum ekonomi… jika penjualan menurun, apalagi setiap productnya terjual sangat sedikit… maka kudu dilakukan pengurangan biaya …!!! Biaya -biaya yang nggak perlu… atau nggak ada hubungannya dengan penjualan… kudu dipotong …!!! Ini belum lageee… dihadapkan misalnya jadinya mass rapid transportation (MRT) … atau misalnya harga minyak dunia mengalami kenaikan … tentu akan semakin runyam …!!! Last,… perekonomian memang selalu mengalami pasang-surut… dan yang perlu dilakukan adalah bagaimana meresponse setiap tantangan tersebut… bukan kaaagh demikian …??? 😀
ooo…. ini to alasan kenapa penjualan yamaha semakin mengkeret??????
tp anehnya om.. penjualan honda stabil dan justru ada kenaikan di beberapa segmen motor…
coba cek lg data aisi om tri… biar analisis panjenengan lebih sempurna…
manaaa ….??? Lha wong pada periode yang sama… jika dibandingkan… penjualan honda juga turun kok.. .walau nggak banyak… sekitar 3 rebu unit …!!! Itu juga karena penjualan maret 400-an rebu unit … kalau nggak malah ikutan nyungsep … 😀
cost down di mana-mana juragan….
Duitnya lg konsen buat anak anak sekolah….# mungkin
Kuartal I 2016? Memang sudah keluar data penjualan bulan April 2016?
Quartal itu… 3 bulanan atau 4 bulanan …??? Q1 s/d Q4 atau… Q1 s/d Q3 …??? Monggo digolek dulu… monggo dibuka kamusnya… 😀
betul om, kalo ndak salah saya pernah baca, baiknya perekonomian suatu negara dilihat dari nilai penjualan mobilnya.
motor di mari sudah menjadi kebutuhan premier di saat transportasi massal masih memble, mau nggak mau dan dengan berbagai cara harus punya, yg gampang kredit.
dengan banyaknya PHK (ini bisa membuktikan bahwa memang PHK angkanya cukup besar) maka seret juga kemampuan untuk beli motor, apalagi harganya sudah menggila, khususnya matic,
Padahal kalo mau berkorban dikit aja ambil aja bebek low end, haraga terpaut lumayan jauh tapi fungsionalitas tetep dapat
Motor bisa dibilang sebagai leading indicator… jika penjualan meningkat… maka ekonomi lagi bergairah… demikian pula sebaliknya … “D
imbas naiknya harga BBM 2014,,,,
efeknya 2015 banyak konsumen menahan rupiah
sehingga inflasi di 2016 hanya sekitar 4,5%
ditambah lagi 2015 mulai berlaku MEA,,,dimana tingkat suku bunga di negara ASEAN,,indonesia cukup tinggi
dan lesunya ekonomi di Tiongkok
Baguslah biar gak tambah macet
Menarik menunggu data AISI bulan April.
Biar bisa disimpulkan turunnya whole sales Yamaha di bulan Maret itu disebabkan Yamaha menahan produksi karena memandang pesimis daya serap pasar atau memang sudah mulai tidak diminati sama konsumen.
Sebaliknya, naiknya penjualan beberapa tipe Honda di bulan Maret dibandingkan bulan Februari apakah mmg karena naiknya demand atau hanya karena Honda memandang terlalu optimis atas daya serap pasar.
Kalau melihat tahun ini trendnya memang masih menurun tapi tidak separah pada tahun 2015 (semoga). Latar belakangnya ada FED interest rate yang pelan-pelan menanjak untuk super dolar, kemudian ada juga pengaruh Cina yang kemungkinan sudah bottoming dan akan naik kembali. Naik kembali bisa bagus karena barang kita akan jadi laku, tapi bisa juga jadi jelek karena investasi akan kembali bagus di Cina. Semoga saja titk parahnya Indonesia sudah berlalu di 2015…
Kalau MRT dan kemudian ada pemberlakuan larangan motor sepanjang Sudirman Thamrin, kemungkinan efeknya hanya ke penjualan motor di Jakarta jadi bukan nasional, kecuali kalau ada trend sama yang akan diberlakukan di kota-kota lain. Semoga kota lainnya masih bisa menampung lebih banyak kendaraan pribadi.
Tapi kalau daya beli memang secara nasional menurun,pabrikan yang sudah pegang market share besar seperti AHM rasanya paling diuntungkan dengan krisis, modal besar, cabang sudah dimana-mana. Yamaha pun pastinya tertekan, tapi masih aman. Sementara mereka yang nanggung-nanggung seperti Suzuki, apalagi Kawasaki, pasti tertekan. Kawasaki rasanya yang paling tertekan karena motornya lebih banyak untuk keinginan daripada kebutuhan. Suzuki, memang sudah menurun, ada tekanan ekonomi, jadi bertubi-tubi. Dulu saat begini, muncul motor Cina.
Kalau di roda empat, Ford sudah tutup, Subaru karena alasan lain, sebelumnya juga sudah tutup. Chevrolet Indoensia pun sudah terpaksa menutup pabrik, investasi mereka bikin pabrik ternyata gagal. Mungkin-mungkin saja ada juga pabrikan roda dua yang mesti atur strategi, efisiensi parah, atau bahkan sampai keluar dari Indonesia, maklum pabrikan kecil.
Kira-kira menerawang saja lho ya…
motor udah jd indikator prime kah? kondisi ekonomi terlihat diposisi defense msh bnyk yg berposisi wait n see..
smg sja perekonomian membaik, transportasi publik maju dan jalanan lebih sepi dr pengendara pribadi
http://yakena.com/2016/03/21/investasi-digital-currency-bitcoin-inovasi-terbaru-masa-kini/