









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… nasi sudah menjadi bubur… persoalan tambah ruweeet … dan nggak bisa balikin lagi ke nasi …!!! MotoGP nggak hanya ‘deal’ secara internal balapan saza … namun sudah melibatkan seluruh ‘stakeholderz’ baik brand, sponsor etc …!!! Bisa dikatakan bahwa persoalan utamanya adalah ‘goro-goro’ Marc Marquez … yang ‘menghambat’ Rossi … so persepsi publik adalah Marquez tidak fair … dan akhirnya mendorong Rossi juga berbuat kesalahan …!!! So … publik melihatnya adalah tidak akan ada asap kalau tidak ada api… jadi yang perlu disalahkan terutama adalah apinya… bukan asapnya …!!! Lhaaa kok gitu ..???
Yup,… ini berkaitan dengan persoalan persepsi… dan persepsi publik seperti itu … makanya ketika ada opo kuwi… meminta dukungan untuk pengurangan penalty atau pencabutan penalty bua Rossi.. dalam waktu sebentar juga tembus jutaan voters yang setuju …!!! So… disini persepsi publik Rossi lebih unggul dibandingkan Marquez… publik melihat bahwa Rossi ‘dizhalimi’ oleh Marquez …!!! Publik pun tidak bodoooh… kemelut Rossi vs Marquez… menguntungkan Lorenzo… dan apalagi Lorenzo bermain ‘kasar’ …!!! Lho kasarnya apa …???
Pertama adalah ketika seremoni … Lorenzo meninggalkan podium… publik melihatnya adalah Lorenzo against Rossi… dan publik melihatnya adanya ‘kongkalikong’ antara duo Spaniard tersebut …!!! Terlebih Lorenzo tidak puas Rossi memperoleh angka… ia inginnya Rossi tidak mendapatkan angka… so disini Lorenzo nggak bisa ‘memanage’ persepsi publik … dan ia ikut tersereeet… apa yang ia lakukan …!!! Naaagh persoalannya adalah… baik Lorenzo ataupun Rossi… adalah icon Yamaha… tentu saza Yamaha akan berusaha memaksimalkan ‘gain’ yang diperoleh dari siapa yang juara di MotoGP 2015 ini …!!!
Di dalam corporate communication strategy ini wajar sekali … tentu akan dibikin what-if-scenario … jika Lorenzo yang menang kira-kira acceptance level dari public seperti apa… kalau Rossi yang menang kira-kira bagaimana… mana yang lebih diterima di publik… Rossi atau Lorenzo ..??? Naaagh disini laaagh pabrikan Yamaha terutama yang berada di Indonesia punya ‘concern’ yang paling tinggi …!!! Lho kok bawa-bawa yang di Indonesia …???
Yup,… Indonesia itu market terbesar bagi Yamaha … rata-rata 40% penjualan motor Yamaha di seluruh dunia disumbangkan oleh Indonesia …!!! Jadi kalau acceptance level publik Indonesia rendah… maka secara marketing tidak akan optimal …!!! Ngapain Yamaha juara MotoGP 2015… kalau malah implikasi penjualan motor rendah .. betoeel …??? Apalagi publik Indonesia itu … publik yang ‘cinta’ fairness… suka akan keadilan tanpa ada kolusi… sangat perhatian kepada orang yang ‘dizhalimi’ …!!!
Naaagh… saat ini publik melihat adalah Rossi adalah pihak yang terzhalimi… dizhalimi oleh Marquez, dimana publik melihat adanya konspirasi dengan Lorenzo …!!! Rossi dilihat terzhalimi dengan penalty point yang ‘keras’ … dimana hal ini upaya untuk ‘menghambat’ Rossi untuk Juara …!!! Kenapa kok nggak 2 point penalti nya… apa kriteria menghukum 3 point penalty.. what the reason… ??? Rossi sampai pontang-panting untuk ‘banding’ … publik melihatnya sebagai yang ‘terzhalimi’ berupaya untuk memperoleh ‘hak’ nya …!!!
Jika didalami lageee… pabrikan Yamaha perlu mengexercise… jika Lorenzo yang juara… Yamaha tidak akan dapat maksimal ‘gain’ … kira-kira pabrikan mana yang beruntung …??? Pabrikan Yamaha akan mengalami dilema… makanya muncul ancaman untuk mengeluarkan Lorenzo di tahun 2016 …!!! Last,… dalam dunia nyata… semua possibility yang dapat meningkatkan risk bisnis… perlu dijembreng… dari situ kemudian dilakukan langkah-langkah mitigate risk… !!! Buat apa sih kudu dijembreng dan dimitigate risk …??? Yup,… dalam business tentu ingin dapat mencapai obyektifnya yaitu maksimalkan profit… termasuk melakukan strategy management… betueeel …??? Naaagh… ujung-ujungnya pabrikan Yamaha kudu memilih mau menangin mana Rossi atau Lorenzo …??? 😀
Leave a Reply