









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… jagad permotoran Indonesia ‘geger’ dengan berita bahwa pabrikan Honda telah mematenkan … engine 2 tak baru … yang diclaim lebih ramah lingkungan ….!!! Ooogh ya,… tak ini bukan berasal dari kata ‘hentak’ lho yaaa… namun terjemahan dari stroke hehehe …!!! Jika dikomparasi dengan engine 2 tak konvensional… secara umum terdapat perbedaan yaitu digunakannya direct injection dan digunakan valvez sebagai exhaust port …!!! Tentu saza dengan patent ini… lanjutannya akan diturunkan ke market… kalo nggak ngapain capek-capek research dan bikin patent segala …???
Juragan sudah kenyang makan ‘asam garam’ terkait motor 2 tak… juragan suka dengan motor 2 tak waktu masih punya banyak waktu… menikmati sensasi ‘jambakan setan’ … dan memang nggak bertele-tele soal betot throttle …!!! Namun ‘kenikmatan’ tersebut harus dibayar dengan beberapa konsekuensi… pertama untuk bisa menikmati ‘jambakan setan’ motor harus di-derestricted … dengan mengeluarkan ‘sarang tawon’ pada exhaust… atau nggak ganti knalpot racing full system …!!! Jika nggak direstricted… motor nggak akan bisa lari… dan jika sudah di-derestricted yaaagh sudah pasti nggak ramah lingkungan … ini suatu pilihan …!!!
Naaagh pertanyaan nya adalah engine 2 tak patent dari Honda ini apakah sekedar beda penggunaan injector (menggunakan carbu untuk 2 tak konvensional red.)… dan valvez (menggunakan lubang exhaust port pada 2 tak konvensional red.) …??? Jika hanya itu… dan masih tetap menggunakan oli samping… maka pembakaaran udara + bensin + oli samping tetap akan ‘ngebul’ …!!! Oleh sebab itu … yang namanya 2 tak selalu pake oli samping … lha kalau nggak pake oli samping gimana mas …???
Hmmmm… bagi 2 stroke lovers, lebih mending kehabisan bensin… dibandingkan kehabisan oli samping …!!! Oli samping habis maka piston bisa bengkong… lha wong puanas banget kok pembakaran 2 tak itu… sehingga motor 2 tak itu sudah umum menggunakan liquid cooled …!!! Jadi kemungkinan besar masih tetap menggunakan oli samping …!!! Naaagh jika menggunakan oli samping… bagaimana agar ramah lingkungan… ??? Kembali menggunakan plenum chamber istilahnya… agar lebih ‘ramah lingkungan’ … namun bahan ini lumayan mahal… dan implikasinya motor nggak bisa lari …!!!
Juragan teringat… teman juragan yang baru beli Cagiva Mito 125 gress… mengeluh motor nggak bisa lari… di Sentul mentok 120 km/h… gimana ini mas …??? Knalpot bobok dulu… keluarin ‘sarang tawon’ nya… baru deegh bicara soal ngaciiir … dan memang setelah dicoba baru deeegh terasa ‘jambakan setan’ nya …!!! Apapun metode sistem pembakaran… apakah menggunakan injeksi atau carburator… yang namanya 2 tak itu kudu ‘rajin’ melakukan maintenance … sudah pasti kudu bersihin kerak secara periodik … kalau nggak motor nggak enak dipakai …!!!
Naaagh setelah dketahui pros and cons motor 2 tak… mari kita lihat market motor 2 tak kondisi terakhir di Indonesia …!!! Dalam 6 bulan… motor 2 tak itu lakunya sekitar 24 rebu unit… atau rata-rata 4 rebu unit per bulan …!!! Secara market share sekitar 7% dari total penjualan motor sportz di Indonesia …!!! Angka ini jauh lebih kecil jika dibandingkan motor dengan displacementnya yang sama namun 4 tak… yang menguasai market sebesar 84% …!!! Selanjutnya adalah mau masuk ke segment berapa cc … coz hal ini akan mempengaruhi positioning dan harga dari product tersebut …!!! Last,… berdasarkan fakta-fakta dan angka-angka ini… monggo apakah feasible atau tidak … penerapan engine 2 tak di Indonesia… let the time will tell laaagh …!!!
Leave a Reply