









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… menilik penjualan motor sportz Indonesia… ternyata mengundang beberapa fakta yang dapat disimpulkan tidak price elastis …!!! Lihat saza dari penjualan semester I-2015 … ternyata penjualan terbesar yaitu sebesar 50.63% diduduki oleh motor dengan rentang harga Rp. 20 – 25 jeti …!!! Yup,.. disini terdapat Yamaha Vixion dengan penjualan sekitar 135 rebu unit… kemudian Honda CB150R dengan penjualan sebesar 25 rebu unit… dan Yamaha Byson dan Honda New Megapro … masing-masing sebesar 5 dan 4 rebu unit …!!!
Lhooo … motor dengan harga dibawah Rp. 20 jeti gimana mas …??? Ternyata harus puas di posisi ke 3… dimana posisi ke 2 diraih oleh motor dengan rentang harga Rp. 25 – 30 jeti …!!! Rentang harga Rp. 25 – 30 jeti… mengambil market share sebesar 28.48% jauh diatas motor dengan dibawah harga Rp. 20 jeti … yang ngambil hanya 11.80% …!!! So … dengan seperti ini… bisa dibilang hanya 1 dari 10 konsumen yang memilih motor ‘murah’ … so konsumen Indonesia khususnya motor sportz… nggak mau motor sportz asal gelindiiing ….!!!
Bagaimana dengan potret diatas Rp. 30 jeti… ??? Jika kita bagi range nya … dari Rp. 30 – 40 jeti,… kemudian Rp. 40 jeti – 50 jeti… dan Rp. 50 jeti keatas (untuk maksimal displacement 250cc) … terlihat tertinggi ditempati oleh motor dengan rentang harga Rp. 50 jeti ketas .. yaitu mengambil porsi 4.11% dari pangsa motor sportz …!!! Disini bercokol Yamaha R25, Kawasaki Ninja 250R, Kawasaki Z250 etc … lebih dipilih dibandingkan motor yang punya rentang harga Rp. 40 – 50 jeti yang hanya memakan share 1.33% …!!! Last,… ternyata memang ‘value’ baik tangible dan intangible lebih dipertimbangkan oleh mindset konsumen … disini peran differensiasi lebih tinggi ketimbang cost leadership …!!! Ciaaaooo 😀
Leave a Reply