









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… di artikel sebelumnya telah dijelaskan tentang core brand value yang terdiri dari 3 (tiga) komponen yaitu Brand Image, Product Image, dan Value Image …!!! Naaagh… bagaimana suatu product yang ‘ditiru’ pabrikan lain… mengakibatkan core brand value product tersebut akan rontok … akan mudah dijelaskan …!!! Ingat bagaimana suatu pabrikan besar Jepang… begitu kebakaran jenggot… ketika productnya ditiru habis-habisan oleh pabrikan motor Cina …??? Kok begitu repot-repot pake bawa legal aspek segala …???
Yup,… ketika product tersebut ‘ditiru’ … dari product yang kualitas tinggi… maka ketika ‘ditiru’ maka brand image nya akan jatoh …!!! Demikian juga ketika bicara value image… konsumen akan hilang ‘kebanggaannya’ sifat intangible nya … lha wong bisa-bisa product asli nya disangkain product KW2 atau bahkan KW3 …!!! Product image yang ditiru… langsung jatoh… coz bisa diasosiasikan sudah nggak ada differensiasi lageee… !!! Naaagh,… competitive advantage suatu pabrikan … langsung ‘rontok’ dan merubah peta market aka intra industry rivalry …!!! Dan ujung-ujungnya kepada market share… so ada objective dari brand value yaitu sustainable revenue dan profit secara jangka panjang …!!!
So,… bagaimana misalnya perjuangan sebut saza Honda Sonic 150 … ketika akan head-t0-head dengan Suzuki Satria FU-150 …!!! Core Brand Value pabrikan Suzuki yang tercipta dari Suzuki Satria FU-150 … langsung pelan-pelan rontok …!!! Mau bicara brand image… yang dibilang bebek super sudah nggak ada lageee… lha wong dua-duanya menggunakan DOHC engine 150cc …!!! Product Image nya malah pendatang baru yaitu Honda Sonic 150 lebih luas jangkauan ke konsumen dalam bentuk jaringan 3S nya …!!! Value Image pun dengan berbagai fitur canggih yang dapat menimbulkan efek psikologis seperti kebanggaan pun sudah sirna… karena sudah ada pesaing yang baru …!!!
Efek pertama tentu saza … market share untuk segment tersebut akan ‘terbagi’ … so apa persoalannya jika terbagi …??? Tentu jika terbagi.. pabrikan yang ditiru … akan mengalami penjualan motor yang lebih kecil …!!! So implikasinya total revenue akan menurun… demikian juga total profit akan menurun …!!! Naaagh jika sudah total profit menurun… biaya tidak bisa turun secara elastis… karena ada fixed cost… maka laba akan sulit diraih …!!! Ketika sudah negatif yield… maka sudah nggak feasible lagi untuk produksi… yaaaagh lama-lama ‘gulung tikar’ …!!! Naaagh ketika gulung tikar tersebut laaagh… maka competitive advantage diraih oleh pabrikan yamg ‘meniru’ … dan selalu ‘the winner takes it all’ …!!! Seee ada pengaruhnya antara peningkatan core brand value dengan kemampuan peningkatan revenue dan profit secara jangka panjang …!!! Last,… mudah-mudahan tambah jelas… neeek mumet yooo ngombe obat … neeek tambah paham guuuer nyerupuuut kopi… pasti tambah nikmat … setelah buka pastinya …!!! Ciaaooo
Leave a Reply