









Dear Kanjeng Pembaca sekalian,… melihat data di bulan Maret 2015 … memang data penjualan berbeda di bandingkan sebut saza 3 tahun lalu …!!! Jika dulu tidak mungkin suatu product lebih banyak dieksport ketimbang dijual di negeri sendiri …!!! Bisa disebut bahwa jaman dulu motor Jepang bikinan Indonesia cuma berani ‘jago kandang’ doang… alias ketika dijual di luar negeri … nggak laku …!!! Paling banter juga ke Timor Leste… eksport ke negera ASEAN apalagi ke Jepang… bisa dikatakan ‘mimpi tujuh turunan’ … pada waktu itu lhooo yaaaa …!!! Namun kondisi nya sekarang berbeda… setelah Indonesia dijadikan pusat motor ASEAN oleh pabrikan Yamaha … keadaan pun berubah 180 derajat …!!!
Lihat saza … penjualan untuk eksport product Yamaha R25 sebesar 7.659 unit … sedangkan untuk penjualan di dalam negeri sebesar 574 unit … alias secara total sekitar 8200-an unit …!!! Yang begitu mencengangkan adalah harga jual di luar negeri tidak murah lhooo… sebut saza di Malaysia di jual paling murah sekitar MYR 19.783 atau jika dirupiahkan sekitar Rp. 71.6 jeti …!!! Itu pun kudu indent dulu bro… untuk warna-warna tertentu lebih lama lageee indent nya … begitu info yang diperoleh dari Negeri Jiran …!!! Dari sisi penjualan tentunya eksport akan menambah devisa… market akan lebih luas nggak tergantung dengan market Indonesia saza …!!! Secara revenue booking tidak ada bedanya antara eksport vs penjualan di dalam negeri… lha wong sama-sama dijual ke dealer kok …!!! Jika ada yang mengatakan penjualan secara wholesales menumpuk di dealer… jadi penjualan di dalam negeri / luar negeri tidak bisa dipegang… yaaagh bisa saza… itu urusan dealer… namun secara revenue aka accounting principles sudah tercatat penjualan …!!!
Justru,… dengan market baru di luar negeri… peluang product yang ada di dealer lebih cepat terjual lebih memungkinkan… lha wong income percapitanya lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia …!!! So,… bisa jadi lama-kelamaan… eksport akan jadi andalan… lha wong harganya lebih mahal kok… produsen lebih senang kok… probability barang lebih terserap lebih tinggi… !!! Jika dilihat dari data… memang terjadi peningkatan eksport product Yamaha R25 ini …!!! Logiknya memang… kalau nggak punya value … mana mau konsumen luar negeri beli neeeh motor… apalagi konsumen luar negeri itu begitu rasional …!!! Last,.. monggo ditafsirkan jika terjadi peningkatan eksport… berarti terjadi peningkatan demand… dan konsumen luar negeri memang tertarik terhadap product Yamaha R25 … begitu kaaagh …??? 😀
Leave a Reply