









Well,… lama nggak megang Ki Ageng Wesibiru … yaaagh akhirnya mencoba sekaligus mau ngetest akeselerasi via race logic …!!! Pemasangan race logic sendiri relatif mudah… pasang diatas tangki… dimana sebelumnya digunakan ‘double tape’ 3M bagian bawahnya … sudah cukup kuat deeegh …!!! Agar yakin lageee … pasang lakban… biar nggak lepas kalau nanti digebeeer …!!! Setelah beres … juga dipasang battery … dipasang deket samping kanan bawah… dan juga digunakan ‘double tape dan lakban… sudah beres …!!! Kabel dicolok dan dipasang di bagian belakang race logic … tanceeep race logic sudah siap digunakan …!!!
Kamera Gopro juga dipasang … sayang masang nya diatas helm … jadi nggak bisa merekam dengan jelas pergerakan speed yang ada di Gopro …!!! Namun demikian … juragan perhatikan betul … untuk kecepatan rendah… pengujian dilakukan pada kecepatan antara 20 – 31 km/h …!!! Naaagh pada kecepatan 20 km/h pada race logic menunjukkan angka 19.5 km/h … atau terjadi selisih pengukuran sebesar 2.5% ….!!! Bagaimana jika lebih dari kecepatan tersebut …??? Juragan sempet memanteng kecepatan pada 31 km/h … dan racelogic menunjukkan angka 30 km/h … atau terjadi sebesar 3.3% …!!! Sayang untuk kecepatan lebih tinggi dari itu… gak sempet manteng gas… karena kondisi jalan yang rame padat …!!!
Last,… jika dirata-ratakan .. deviasi speedometer nggak terlalu ‘parah’ banget… sekitar 2.9% deviasi antara speedometer dengan race logic …!!! Selain mengukur ketepatan speedometer dengan race logic … juragan sempet ‘nyicip’ pengukuran akselerasi ….!!! Walaupun demikian… perlu beberapa kali test pengujian akselerasi agar… hasilnya dapat obyektif… dan tidak bias …!!! Naaagh… bagaimana akselerasi Ki Ageng Wesibiru yang masih standard ting-ting… tunggu deeegh artikel berikutnya … so stay tuneeed …!!! Ciaaaooo 😀
Leave a Reply