









Well,… ketika diinfokan bahwa pabrikan Yamaha buka indent lageee pada site http://www.iwantyamahar25.com/ … juragan terus terang mesam-mesem sendiri …!!! Yup,.. ketika juragan bertemu dengan salah satu petinggi pabrikan Yamaha… juragan kemukakan… bahwa mestinya indent online jangan dibatasi … buka saza terus agar customer terjaring sebanyak-banyaknya …!!! Pada waktu itu,… dijawab yaaagh lain kali dipertimbangkan mas … begitu katanya …!!! Lhaaa,… nggak tahunya sudah mulai dibuka lageee …!!! Lhaaa terus apa sih … istimewanya jurus indent Online dari Yamaha ini …???
Jika sekolah pada program macem MBA … ada case study tentang computer DELL … jurus yang digunakan lebih canggih daripada yang dilakukan Yamaha sekarang … dimana sudah menjurus kepada ‘personalisasi’ (nanti deegh dibahas red.) …!!! Namun yang dilakukan Yamaha sudah lebih maju… ketimbang pabrikan lain nggak ada model Indent Online …!!! Dengan Indent Online … artinya pabrikan Yamaha tahu berapa sih pesanan customer terhadap Yamaha R25 … warna apa saza… daerah mana… dealer yang banyak mana… pembelian banyak pake cara apa …!!! So kalau sudah tahu untungnya apa …??? Tentu saza planning mau bikin motor warna apa sudah ketahuan… dan demand ini bisa terhubung dengan Supply Chain Management (SCM) …!!! Bagaimana impact nya kepada kompetitor …??? 😀
Kompetitor jadi mawuuut …??? Lha wong konsumen sudah mesen kok … dalam artian seperti sudah ‘tunangan’ … jadi kompetitor ‘gigit jari’ terhadap potential customer yang sudah diiket dengan pabrikan Yamaha …!!! Jadi customer ada di market… tapi nggak bisa ‘direbut’ … jadi kompetitor gigit jari …!!! Ini sadis nya penerapan IT sebagai strategic support dalam rangka peningkatan competitive advantage …!!! Disini ada sinergi dimana pabrikan memanfaatkan kemajuan teknologi … dimana sekarang soal internet asal ada sinyal sudah pasti Online… dan ini memotong ‘sales agent’ … coz bisa menjangkau ke daerah yang tidak bisa terjangkau oleh sales agent tersebut …!!! Selain itu ada keuntungan lain juga … apa itu …???
Idle money dalam bentuk booking fee … monggo saza dihitung .. jika konsumen bayar Rp. 1 jeti… dan dalam sebulan sebut saza angka minimalis 5 rebu pesanan … dan setiap konsumen baru bisa dapet 1 bulan berikutnya … berarti dalam 1 bulan terkumpul Rp. 5 milyar …!!! Lha kalau 1% saza ada margin dari penempatan… berarti setidaknya sekitar Rp. 50 jeti sudah menjadi additional revenue …!!! Lha kalau sebulan cuma bisa terkirim 2 rebu unit… lhaaa sisanya ditambah dengan masuknya tambahan indent online … tinggal hitung saza …!!! So benefitnya banyak banget… dari capture potential customer, bisa SCM, branchless sales, increasing competitive advantage sampai idle money …!!! Last,… so dengan sistem yang sudah ‘canggih’ ini… infrastruktur sudah oke… harus diiringi dengan peningkatan produksi … soalnya kalau tidak… ‘kesabaran’ konsumen ada batasnya …!!! Ada bagusnya jika pada sistem tracking ada ‘prediksi’ kapan kira-kira akan terdeliver … tentu saza berdasarkan prinsip ‘first come first serve’ …!!! 😀
Leave a Reply