









Well,… ciluuuk baaa…. sekarang bahas tentang teknis okeeey …??? Bosen aaagh bahas tentang marketing… karo koncone yaitu corporate strategy …!!! Lha sekarang bahas tentang kenapa kok Yamaha R25 … powernya bisa ruaaar biasa ediaaanya … kalau claimnya 36HP … sedangkan di dyno on wheel sekitar 32.26 HP …!!! Yaaagh tidak lain karena penerapan downdraft intake manifold …!!! Lhooo opo kuwi … panganan macem opo …??? Seeek-sek dalang disek… alkisah dari jaman biyen … ada dua macam tipe intake .. pertama adalah downdraft dan siji maning… yaitu sidedraft …!!! 😀
Downdraft itu disenangi jaman biyeeen karena power yang dihasilkan besar …!!! Muscle car jaman biyeeen paling seneng menggunakan downdraft (contohnya Dodge Charger jika pake Hillborn bisa sampe 650HP red.) …!!! Sekarang pun masih ada motor … tahu Harley Davidson XR1200 yang dipakai balapan AMA …??? Yup,.. itu merupakan motor pertama Harley Davidson yang menggunakan downdraft intake manifold …!!! Jika dibandingkan dengan standard HD Sporster 1200 … power yang dihasilkan oleh XR1200 lebih besar 20bHP … karena perbedaan downdraft vs sidedraft tersebut …!!! Lhaaa kalau begitu kenapa ada sidedraft …???
Yooo kalau harus ditaruh diatas… yoo ruweeet naroh tempatnya … oleh sebab itu sidedraft digunakan karena lebih mudah masang intake manifold nya …!!! Yaaagh sebagai kompensasi yooo kuwi… powernya turun … lho efeknya apa sih satu dari atas… satu dari samping …??? Yaaagh yang dari atas nggak ada hambatan… flow udaranya langsung juooozzz… beda dibandingkan yang sidedraft …!!! Opo maneh ditambah compression ratio yang tinggi yaitu 11.6:1,… yooo iso mrongooos membayangkeee …!!! Lhaaa kalau standard aza bisa sampe 14 rebu RPM… lhaaa kalau sudah pake ECU racing plus exhaust racing … yooo iso mabuuur alias ngaciiir duluan …!!! Last,… kalau sudah mendengar suara Yamaha R25 … terasa ‘bengis’ yooo sedikit banyak ada pengaruhnya dari downdraft ini … !!! 😀
Appendix :
Leave a Reply