









Well,… selama 5 (lima) bulan ini … memang tercatat ada 3 (tiga) besaran strategy yang diterapkan pada industri roda dua yang bikin geger segment motor sportz …!!! Pertama adalah ketika pabrikan Kawasaki melaunching Kawasaki Ninja 250 Mono, kemudian Yamaha R15 dan terakhir Yamaha R25 …!!! Khusus pabrikan Yamaha memang terlihat menerapkan strategy yang berbeda terhadap Yamaha R15 dan Yamaha R25 … dimana aspek yang mempengaruhi adalah ekspektasi total aggregat demand …!!!
Mengingat total demand yang tinggi di segment motor sportz 150cc … maka strategy yang diterapkan oleh pabrikan Yamaha terlihat ‘hard’ … dimana harga berani ditekan sampai ke angka Rp. 28 jeti …!!! Mengingat segment 150cc sekitar 80an rebu unit … maka volume based approach jadi penting …!!! Naaagh agar bisa menguasai market .. maka pricing strategy jadi berperan… dan ekspektasi konsumen terhadap Yamaha R15 aka ‘Yamaha NVL difairingin’ … sudah ada perceived value price … dimana antara Rp. 4 – 5 jeti diatas harga Yamaha NVL …!!!
Sebaliknya untuk kasus Yamaha R25 … di benak konsumen adalah harga motor sportz fairing 250cc … seharga Rp. 53 jutaan …!!! Angka ini yang dicoba diikuti oleh pabrikan Yamaha sebagai salah satu opsi alias bermain ‘soft’ …!!! Alternatif lain bisa saza bermain ‘hard’ … dengan predatory price …!!! Jika aggregat demand tidak tinggi untuk suatu segment … memang common strategy nya adalah bermain ‘soft’ … agar secara waktu bisa lebih diprediksi break even point nya …!!! Kalau ditanya ke juragan … mana yang terbaik strategy ‘hard’ atau ‘soft’ … sangat tergantung situasi dan kondisi …!!! Namun dalam kondisi persaingan yang ketat … ‘hard approach’ lebih preferable … coz pertahanan yang terbaik adalah menyerang …!!! 😀
Leave a Reply