









Well,… konsumen Indonesia sering diberi informasi yang salah … dan langsung menelan ‘mentah-mentah’ info tersebut …!!! Mitos pertama yang disampaikan adalah DOHC lebih unggul dibandingkan SOHC …!!! Dalam konteks engine DOHC 4 valvez vs SOHC 2 valvez memang betul … Disini terlihat contoh Nissan VG30E vs Nissan VG30DE dimana mempunyai engine 3 liters … yang satu SOHC 2 valvez dan yang satu DOHC 4 valvez …!!! Terlihat memang DOHC 4 valvez lebih unggul powernya dan engine bisa bergerak pada putaran engine yang lebih tinggi ….!!!
Lhaaa kalau DOHC 4 valvez dengan SOHC 4 valvez gimana …??? Justru malah nggak terlalu signifikan impactnya … monggo lihat salah satu pendapat expert dibawah ini …!!! Malah penggunaan DOHC itu lebih berat … lha wong menggunakan 2 cams kok… !!! Sedangkan pada SOHC 4 valvez menggunakan rocker arm …!!! So jangan salah kaprah … terkena ‘dogma’ DOHC vs SOHC … karena sejatineee … diciptakan DOHC adalah untuk menciptakan lebih banyak valvez … mengingat dulunya ada keterbatasan SOHC untuk menciptakan valvez …!!!
The main reason to use DOHC is to drive more valves per cylinder. If a SOHC setup can allow 4 valves per cylinder, having a DOHC engine will not bring that much benefits over SOHC and the additional weight becomes a burden instead.
Lhaaa kok jadi urusannya … lebih banyak valvez lebih bagus ketimbang sedikit valvez …??? Iyaaa dong … percuma aza punya 1 valvez intake dan 1 valvez exhaust yang gede …!!! 1 valvez yang besar akan lebih berat … dan mengcontrol 1 valvez yang lebih berat akan lebih susah … coz membutuhkan per yang lebih stif …!!! Jika digunakan per yang lebih ‘stif’ maka dibutuhkan banyak ‘energi’ untuk membuka/menekan valves tersebut … so impact ke power … alias power banyak terbuang …!!! Selain itu impactnya adalah … karena per nya ‘berat’ … mengakibatkan buka tutupnya nggak bisa cepet… dan impactnya adalah putaran engine nggak bisa tinggi …!!!
So to sum it all up, SOHC has better low-end power, DOHC has better high-end power and overall maximum power. 4 valves per cylinder is much better than 2 valves per cylinder and it doesn’t matter whether 4-valves is achieved via SOHC or DOHC.
So… dari penjelasan diatas… bisa menjawab kenapa misalnya power Yamaha NVL SOHC 4 valvez lebih tinggi ketimbang Honda CB150SF DOHC 4 valvez sewaktu di dyno test … ataupun bisa menjawab kenapa SOHC 4 valvez Yamaha R15 paling tinggi diantara motor sportz 150cc lokal …!!! Lha wong sama-sama 4 valvez kok … naaagh berikutnya adalah persoalan mapping pengapian, compression ratio etc yang lebih penting … yang akan mempengaruhi power yang dihasilkan …!!! Last,… jangan terjebak hanya pada mitos DOHC vs SOHC … lihat dulu jumlah valvez nya … terlebih kalau membandingkan 1 cylinder plus displacement kecil …!!! Semoga bermanfaat … ciaaaaooo …. 😀
Wah bermanfaat nih gan, membantu ane dalam memilih