









Well,… menarik sikap yang ditunjukkan tim pabrikan Honda… yang berseberangan dengan Dorna …!!! Tim Honda menolak keras kontrol software ECU … dan akan berhenti dari MotoGP … jika hal itu dilakukan …!!! Demikian statement yang dikeluarkan oleh HRC Vice President, Shuhei Nakamoto …!!! Yaaagh tentu saza semuanya ada plus dan minus nya … tergantung dari sudut mana kita memandang …!!! 😀
If MotoGP was all Open class machines? This is Carmelo’s idea. Honda’s position is clear. Honda is here [because] we are interested to develop the machine. If we cannot develop the machine here, we lose our opportunity to continue racing. This is the Honda board members’ opinion. Not myself. If all the regulations say, ‘You cannot develop software, everything is fixed’. Immediately Honda stop racing.” – Shuhei Nakamoto
Dari sisi penyelenggara dalam hal ini Dorna… jelas ingin terjadi balapan… susul menyusul… nggak dimonopoli oleh satu atau dua tim pabrikan saza …!!! Coz… dari sudut pandang bisnis entertaninment… jika race tidak menarik… gampang ditebak siapa yang bakalan juara… yaaagh tidak menarik untuk ditonton …!!!
Sebaliknya dari sisi pabrikan… ajang MotoGP sebagai ajang ‘legitimasi’ brand yang superior… nggak penting siapa rider juaranya … nggak penting apakah dikontrol atau tidak… yang penting tingkat probailitas brand bisa menang… disitu stance tim pabrikan …!!! So,.. memang ada dua objective yang agak berseberangan …!!! Last,… dengan adanya perbedaan regulasi dari tim pabrikan dan Open Class… kira-kira strategy mana yang menang… tim pabrikan atau Dorna …???
Leave a Reply