









Well,… sebelum membahas mengenai market penetration strategy… kudu dipahami dulu… kuwi binatang opo thooo …??? Sebagaimana telah dijelaskan pada matrix Ansoff Growth… strategy ini menggunakan pilihan memasarkan product existing pada market existing …!!! Jadi nggak ada market baru… ataupun nggak ada product baru … so tujuan dari market penetration strategy adalah meningkatkan market share dengan product yang ada… that’s it… no more no less …!!! Lhaaa… sebelum dilakukan ada beberapa kondisi sehingga bisa ditempuh cara ini …!!! 😀
Pertama adalah market nya unsaturated … alias market nya nggak jenuh …!!! Kalau demand market motor misalnya sudah segitu-gitu aza… nggak ada kenaikan… ataupun misalnya perbandingan penduduk dewasa versus jumlah motor sudah optimal… ataupun perbandingan jumlah jalan vs populasi motor misalnya… ataupun culture konsumen nggak suka konsumtif lageee… ataupun lebih prefer menggunakan kendaraan umum ketimbang motor misalnya … yaaagh itu tanda-tanda market nya sudah jenuh …!!!
Kedua adalah kondisi dimana market growth meningkat… namun market share suatu pabrikan menurun… so mau nggak mau harus diputer cara agar product tersebut diterima oleh konsumen dan market share meningkat …!!! Kondisi ketiga adalah konsumen pada market ini… mau membeli jumlah yang lebih banyak… dan terakhir adanya peluang economics of scale untuk meningkatkan competitive advantage suatu pabrikan… sehingga strategy ini bisa ditempuh …!!!
Naaagh bagaimana cara melakukan penetration strategy …??? Beberapa cara akan diterangkan… antara lain cut price alias ditawarkan product dengan harga lebih rendah … biasanya diterapkan targeted price …!!! cara memotong price bisa macam-macam… dengan memotong cost baik direct maupun indirect… sehingga dengan profit tetap plus cateris paribus… harga otomatis bisa ditekan …!!! So… disini faktor efisiensi berperan… monggo dapat dilihat pos-pos mana saza yang bisa ditekan …!!! Cara ini mengundang pros and cons nya… !!! Pros nya tentu saza akan meningkatkan demand… khususnya product yang berada pada segment price elasticity …!!! Cons nya tentu saza… cara ini mudah ditiru oleh kompetitor… dan ini akan mengundang price war… dan pabrikan yang punya capital kuat yang bakalan survives …!!!
Cara kedua adalah meningkatkan features, design yang tidak terlalu meningkatkan cost… namun mempunyai bobot yang tinggi dimata konsumen …!!! Design sangat memegang peranan… kalau design nya sudah jelek… paling juga sebulan nggak lebih dari jari satu tangan yang laku …!!! Yaaagh wajar… love at first sight… apalagi konsumen Indonesia itu selera design nya priyayi banget …!!! Promosi product juga berlaku disini… melakukan aliansi dengan product lain sehingga bisa bundling product.. bisa juga dilakukan sebagai upaya untuk implementasi market penetration strategy ini …!!! 😀
Leave a Reply