









Well,… tidak dapat dipungkiri bahwa diversifikasi strategy… banyak digunakan oleh para pabrikan untuk semakin meningkatkan competitive advantage … dan ujung-ujungnya memenangkan persaingan …!!! Yup,… diversification strategy ini… memang termasuk kelompok Growth Strategy … jika dilihat berdasarkan Ansof Growth Matrix… yaitu mengembangkan product baru pada market yang baru pula …!!! Pabrikan berusaha masuk ke suatu industri baru… bertindak sebagai new entrants … dan tentu saza karena baru… begitu penuh resiko dan tentu saza karena harus mengembangkan product baru di luar core competence nya.. yaaagh begitu kompleks …!!!
Ada 3 hal yang harus diputuskan oleh pelaku yang akan menggunakan strategy ini… pertama adalah persoalan apakah diversifikasi nya berkaitan dengan bisnis yang dijalaninya saat ini (disebut juga concentric) atau sama sekali berbeda alias tidak berkaitan (disebut juga conglomerate) …!!! Kemudian perusahaan harus memutuskan pula … apakah akan melakukan secara inhouse (internal) atau akan membeli aka mengakuisisi suatu perusahaan (external) …!!! Dan terakhir harus memutuskan model nya seperti apa… apakah vertical atau horizontal integration …!!! Yuk… kita bahas dulu satu-persatu mengenai ketiga hal ini …!!! 😀
Concentric sering digunakan misalnya suatu pabrikan motor ingin mengembangkan bisnisnya… dengan membuat / mengakuisisi suatu perusahaan pembuat parts motor …!!! Atau bisa juga mengembangkan bisnis yang berbeda… misalnya pabrikan otomotif mengembangkan product genset …!!! Yaaagh tentu saza kalau model internal… semuanya dilakukan sendiri… belajar sendiri… invest sendiri… jualin sendiri etc …!!! Naaagh… kalau model external… langsung beli suatu perusahaan misalnya… langsung masuk ke market baru … case Audi membeli Ducati bisa diambil sebagai contoh pendekatan model external …!!!
Naaagh kalau yang terakhir … pendekatan vertical integration yaitu mengembangkan product namun masih berkaitan dengan produksi …!!! Disini ada yang melakukan model backward yaitu lebih mendekatkan kepada raw material… misalnya akuisisi pabrik parts… atau forward vertical integration… yang lebih dekat kepada end-user … misalnya suatu pabrikan ikut memasarkan dengan membuka showroom penjualan sendiri …!!! Naaaagh yang terakhir horizontal integration… mirip seperti Piaggio ketika mengakuisi Aprilia, Derbi etc …!!!
Last,… tentu saza jika salah dalam melakukan strategy ini… yaaagh perusahaan tersebut bisa kalah bersaing… namun sebaliknya jika benar melakukan strategy ini… posisi perusahaan akan semakin kuat di existing market …!!! Yaaagh tentu saza sebagaimana pameo … high risk high return, no pain no gain … tentu saza berbagai pertimbangan yang komprehensif sangat dibutuhkan dalam menjalankan strategy ini …!!! Kita bahas strategy lain… dan kalau ada waktu kita kaitkan dengan kondisi pabrikan di Indonesia …!!! 😀
Leave a Reply