









Well,… suatu product terkadang pertaruhannya sangat besar …!!! Bisa dibayangkan… ketika mulai tahap design saza sudah mulai mengucurkan investment… taaagh itu tukang gambarnya, prototype nya laaagh etc …!!! Mulai tahap produksi apa lageee… sudah siap-siap memesan berbagai parts dari supplier …!!! Naaagh,… yang cukup repot adalah jika product dilempar ke market… dan market nggak meresponse sesuai dengan ekspektasi… runyam jadinya …!!! Alih-alih bisa ambil untung… break event point aza susaaah… kepriweee iki …??? Disini laaagh terkadang … pabrikan memilih strategy yang ‘pasti-pasti’ saza… nggak mau ‘gambling’ … resiko nya itu lhooo …!!! 😀
Naaaagh bicara market motor sportz 250cc… market telah ‘bicara’ bahwa demand terbesar adalah konsumen prefer ke motor yang mempunyai dua cylinder …!!! Yaaagh ini nggak bisa disalahkan… walaupun motor adalah tetap sebuah motor … seperti halnya di Indonesia… kenapa wanita ingin kulit yang lebih putih ketimbang kulit yang lebih hitam … padahal just only the color …!!! Itu laaagh yang namanya preferensi konsumen… dan ini bukan matematis… nggak bisa di kalkulus kan ataupun di integral kan …!!! Naaagh,… pabrikan Yamaha pun terlihat mencoba mengikuti preferensi konsumen ini… coz resikonya cukup besar …!!! Mengikuti trend 2 cylinder lebih baik… buat pabrikan yang berpusat di Iwata Jepang …!!! 😀
Last,… memang terdapat rulez of thumb… bahwa ketika market belum mempunyai preferensi… pabrikan bisa melakukan first mover sekaligus menciptakan ‘preferensi’ ala pabrikan kepada konsumen …!!! Yup,… terkadang konsumen nggak nemu another choice… just follow the pabrikan …!!! Naaagh,… ketika konsumen sudah punya preferensi… jangan melawan preferensi tersebut… bonyoook aza …!!! So,… pemilihan 2 cylinder memang kesana arahnya… ngapain jualan kalau nggak diterima pasar … betuuul …???
Appendix :
Leave a Reply