









Well,… tidak bisa dipungkiri bahwa di tahun 2012… Honda Beat terlihat begitu merajai segment motor entry level …!!! Beda banget dibandingkan tahun 2011 misalnya… ataupun pada awal-awal pemunculannya …!!! Di tahun 2012,… penjualan Honda Beat sering kali bisa menyentuh diatas 100 rebu unit per bulannya …!!! Sebelum tahun 2012… Honda Beat kudu menyerah di tangan Yamaha Mio …!!! Mengapa di tahun 2012 begitu sukses …???
Di kelas entry level ini… pabrikan Yamaha cukup ‘berani’ memutuskan untuk bermain injeksi untuk menghadapi era Euro3 di Indonesia …!!! Dulu artikel juragan, tentang konsumen terutama entry level akan lebih memilih carburator ketimbang injeksi… banyak mendapat cemoohan… namun data says the truth and never lies …!!! Beberapa fitur soal irit dan akselerasi… yang biasa nya dipertimbangkan konsumen entry level menjadi faktor bukan penentu …!!!
Lihat saza jika dibandingkan soal keiritan… atas dasar test ride ala anak jalanan… Honda Beat hanya mampu sekitar 47 km/liter… bandingkan dengan Yamaha Mio J yang sanggup sekitar 60an km/liter …!!! Akselerasi juga demikian… Honda Beat hanya sanggup 7.9 detik untuk mencapai 0 – 60 km/h… sedangkan Mio J sanggup 7.6 detik untuk mencapai 0 – 60 km/h …!!! Bagaimana dengan fitur mas …??? Jika hanya fitur yang menjadi pertimbangan utama… mengapa nggak dari dulu… bisa melengserkan Yamaha Mio lawas … yang nggak punya SSS dan SKS …???
Sebagaimana motor-motor Jawara… sebut saja Yamaha Mio, Honda Absolute Revo… biasanya ketika sudah mencapai ‘peak’ penjualan… pelan-pelan akan menurun …!!! Terlebih didepan mata… Euro3 akan menyongsong… so cepat atau lambat… versi carburator akan selesai ‘berpesta’ …!!! Disini persoalan suksesi Honda Beat menjadi titik penentu …!!! Jika pilihannya harus memasukkan versi injeksi… bisakah memberikan value lebih ketimbang kompetitor …??? Akhirnya judul artikel tersebut menjadi relevan… sang Maha Patih akan promote menjadi Raja… atau harus lengser menjadi rakjat biasa …??? 😀
Appendix :
Leave a Reply