









Keberhasilan rombongan Ki Ageng Pemanahan, Ki Ageng Penjawi, Ki Juru Mertani, dan Raden Sutawijaya atau lebih dikenal sebagai Raden Ngabehi Loring Pasar beserta jajaran prajurit… disambut meriah di Pajang …!!! Gegap gempita dan penyambutan dilakukan oleh Adipati Hadiwijaya… tidak ada seorang pun yang menyangka bahwa rombongan akan bisa menaklukkan Arya Penangsang …!!! Dan pada kesempatan itu, Ki Juru Mertani dengan kerendahan hati… mengingatkan Adipati Hadiwijaya akan janji memberi hadiah kepada Ki Ageng Pemanahan dan Ki Ageng Penjawi … yaitu tanah perdikan di Alas Mentaok dan Pati …!!!
Jasad Arya Penangsang pun dibawa ke Pajang,… dan rencanya Adipati Hadiwijaya akan membawa potongan tubuh Arya Penangsang ke Gunung Danaraja tempat bermukim Ratu Kalinyamat… melakukan tirakat bugil …!!! Namun belum sempat terbawa,.. utusan Sunan Kudus telah datang ke Pajang dan hendak menemui Adipati Pajang tersebut …!!!
Utusan Sunan Kudus menyampaikan pesan Sunan Kudus… untuk meminta jasad Arya Penangsang …!!! Sebagai murid terkasih Sunan Kudus,… tentu saja jasad Arya Penangsang mempunyai arti bagi Sunan Kudus …!!! Apalagi sumpah Ratu Kalinyamat yang ingin keramas dengan darah Arya Penangsang… dan menjadikan batok kepala Arya Penangsang sebagai ‘keset’ tentu tidak bisa dibiarkan …!!!
Sesuai syariat Islam, … seorang yang meninggal harus segera dikebumikan, siapapun dia dan apa pun tindakan yang telah dilakukannya. Merupakan sebuah larangan menyia-nyiakan jasad seseorang yang telah meninggal, apalagi menghinanya dengan hal-hal yang tidak patut dilakukan …!!!
Adipati Hadiwijaya memaklumi pesan dari Sunan Kudus… yang menjadi salah seorang gurunya …!!! Ia pun tidak bisa membantah… dan memberikan jasad Arya Penangsang kepada utusan Sunan Kudus …!!! Setelah utusan Sunan Kudus menginggalkan Pajang,… Sultan Hadiwijaya mengutus Ki Ageng Pemanahan untuk menyampaikan pesan bahwa Arya Penangsang telah terbunuh …!!! Sebagai bukti keris Kyai Setan Kober dan tombang Kiai Dandang Mungsuh dibawa serta …!!!
Ki Ageng Pemanahan menuju pegunungan Danaraja… dan ketika ia sampai di tempat tirakat Ratu Kalinyamat … ia menghaturkan kepada dayang-dayang Ratu Kalinyamat… bahwa Ki Ageng Pemanahan membawa pesan penting tentang Arya Penangsang …!!! Berita kematian Arya Penangsang memang berkumandang seantero pulau… dan sampai juga di pegunungan Danaraja … tempat Ratu Kalinyamat melakukan tirakat …!!!
Berdegup kencang gemuruh dada Ratu Kalinyamat ketika disampaikan utusan Adipati Pajang… Ki Ageng Pemanahan ingin bertemu dengan nya… dan membawa pesan tentang Arya Penangsang …!!! Berdegup kencang dadanya… apakah ia bisa keramas dengan darah Arya Penangsang … dan melampiaskan dendam kepada Arya Penangsang yang telah menyebabkan suaminya meninggal …!!! Last,… dapatkah ia melepas dendam… dapatkah ia memperoleh potongan tubuh Arya Penangsang… ikuti kisah selanjutnya … 😀
Link Terkait :
Leave a Reply