









Setelah rombongan Joko Tingkir meninggalkan Pegunungan Danareja… tinggal laagh Ratu Kalinyamat yang cukup gelisah… ia bertanya dalam hati… apakah Joko Tingkir akan membantunya untuk membinasakan Arya Penangsang …??? Jika Joko TIngkir tidak bersedia… pupus laaagh sudah cita-cita nya… dan ia akan selamanya bertirakat bugiiil terus… sampai akhir hayat nya …!!! Ketika ia sibuk memikirkan apa yang akan diputuskan Joko Tingkir… seorang dayang-dayang nya… memberitahu bahwa ada tamu yang akan menghadap kepadanya …!!!
Ternyata tamu itu adalah Ki Ageng Pemanahan… yang tadi bersama Joko Tingkir menghadap …!!! Ki Ageng Pemanahan menyarankan kepada Ratu Kalinyamat… agar semua dayang-dayang nya bersolek dan berhias diri secantik mungkin… agar Joko Tingkir terpikat… dan bisa menyetujui dan mengabulkan permintaan Ratu Kalinyamat …!!! Ratu Kalinyamat maklum adanya… dan ia pun menyanggupi… bahkan bila perlu… seluruh dayang-dayang nya akan diserahkan kepada Joko Tingkir… jika ia berhasil menebas kepala Arya Penangsang …!!! Dengan kata lain… hidup dan matinya Ratu Kalinyamat dipertaruhkan demi sebuah kepala Adipati Jipang …!!!
Puas Ki Ageng Pemanahan mendengar hal itu… dan ia pun kembali menuju tempat dimana Joko Tingkir dan rombongan menginap …!!! Keesokan harinya… disiang hari… Joko Tingkir bertanya kepada Ki Ageng Pemanahan… “Kakang Pemanahan… bagaimana menurut mu… apakah Pajang akan menghadapi sepak terjang Arya Penangsang beserta pasukan Jipang …???” Joko Tingkir memerlukan sekali nasehat Ki Ageng Pemanahan … dalam menghadapi kasus penting ini …!!
Ki Ageng Pemanahan berkata, “Tidak ada pilihan Dimas Hadiwijaya… cepat ataupun lambat… Jipang akan menyerang Pajang …!!! Jika Arya Penangsang berhasil menjadi Sultan Demak… maka seluruh daerah dibawah Demak termasuk Pajang menjadi taklukkannya …!!! Jika Pajang tidak mau tunduk pasti akan terjadi perang …!!! jadi cepat atau lembat pasti akan terjadi peperangan… Dimas Hadiwijaya …!!!”
Joko Tingkir pun mengiyakan apa yang dikatakan Ki Ageng Pemanahan …!!! “Benar sekali kakang Pemanahan… mestinya Aku harus perang tanding dengan Arya Penangsang… agar tidak semakin banyak korban prajurit yang berjatuhan …!!! Semakin cepat semakin baik …” demikian kata Joko Tingkir …!!! Namun demikian Ki Ageng Pemanahan cepat berujar, “Sebaiknya jangan Dimas yang turun tangan secara langsung… masih banyak prajurit atau warga Pajang yang sanggup menghadapi Arya Penangsang …!!! Walau bagaimana pun Dimas Hadiwijaya masih satu perguruan dengan Arya Penangsang… sama-sama murid Sunan Kudus …!!!”
Joko Tingkir pun menyetujui usul Ki Ageng Pemanahan… dan mereka bersiap-siap menuju Pegunungan Danareja untuk memberi jawaban kepada Ratu Kalinyamat …!!! Ketika sampai di Pegunungan Danareja… kaget laaagh Joko Tingkir… begitu berbeda dengan sehari sebelumnya …!!! Para dayang-dayang begitu cantik… bersolek dengan bau yang semerbak wanginya …!!! Apalagi ketika seorang dayang menyuguhkan minuman kepada nya… seorang dayang yang paling cantik… paling muda… begitu menggetarkan hatinya …!!!
Ratu Kalinyamat melihat gerak-gerik salah tingkah seorang Joko Tingkir yang begitu digjaya… sakti mandraguna …!!! Ia pun segera memburu dengan pertanyaan untuk meminta jawaban …!!! “Dimas Hadiwijaya … bagaimana sudah memikirkan jawaban atas permintaan saya …??? Jika Dimas berkenan memenuhi permintaan saya… selain seluruh harta Demak… seluruh Dayang-dayang ini… boleh diboyong ke Pajang …!!! Saya minta 1 atau 2 dayang-dayang saja yang telah berumur senja… agar menemani saya… sehari-hari ….!!! Bagaimana dimas hadiwijaya …???”
Joko Tingkir tersentak kaget… bagi Pajang tidak ada pilihan… harus berhadapan dengan Jipang …!!! Namun tawaran Ratu Kalinyamat semakin membuat ‘puyeng’ Joko Tingkir… dan tanpa ragu-ragu ia pun menjawab, “Kakang mbok Ratu Kalinyamat… usah laagh bersedih… jangan khawatir… akan Aku persembahkan kepala Arya Penangsang kepada kakang mbok … ”
Ratu Kalinyamat begitu senang hatinya mendengar jawaban Joko Tingkir …!!! Ia pun berkata, “Terima kasih Dimas Hadiwijaya… aku menunggu janji mu… ingin aku melihat kepala Arya Penangsang terpenggal ….!!!!” Joko Tingkir pun menghaturkan pamit… dan ia akan menyampaikan utusan… jika semuanya telah selesai dilaksanankan …!!!
Bagaimana sepak terjang Joko Tingkir agar bisa memenuhi janjinya… nantikan di episode mendatang …!!! 😀
Link Terkait :
Leave a Reply