









Well, … Technical Director Ducati MotoGP Team… Fillipo Preziosi nggak setuju banget dengan rencana pihak Dorna yang ingin dilakukan pembatasan RPM motor yaitu maksimal 16 rebu RPM dan penggunaan spec ECU… !!! Maksud nya Dorna agar selain cost dapat ditekan… balapan motor nya jadi kompetitif … mengingat tim Claiming Rule Team (CRT )bisa compete dengan tim pabrikan besar… seperti Honda ataupun Yamaha …!!!
As an engineer, I completely disagree with that, I would like to have freedom to do everything, without any limit, neither displacement or anything else. But like a human being, I am living in a world that is in trouble, and I think that Mr Ezpeleta has a big responsibility to keep this championship at the best level possible, and to make that championship sustainable for the future.
No one here knows what will happen is six months. This championship is related to Italy and Spain a lot, all the world will be affected by the recession, so I think it is a good idea to start to discuss about what we can do to reduce the costs. We are completely open on that.
Pembatasan RPM sampai 16 rebu… menurutnya ‘stupid’ lha tetep saja nggak bisa compete … kalau mau bisa compete yaaag batasan RPM kudu 14 rebu mirip standard engine… dan itu membuat ajang MotoGP tidak menarik lageee …!!! Yang membedakan MotoGP dengan balapan lainnya adalah penggunaan teknologi yang tidak ada batasan …!!! Sedangkan spec ECU seperti standard ECU saja.. dan balapan tidak akan kompetitif lageee… lha wong kurva pengapiannya mirip semua… !!! Last,… apakah rules akan tetap jalan… yaaagh kita lihat saja masa depan MotoGP ini .. !!! 😀
Leave a Reply